Kementerian Agama Solo awasi biro umroh Abu Tour dan SBL
Merdeka.com - Kementerian Agama Kota Solo tengah mengawasi dua biro umroh dan haji yakni Abu Tour dan Solusi Balad Lumampah (SBL). Langkah ini untuk mengantisipasi terulangnya kasus penipuan dan penggelapan seperti yang dilakukan PT Utsmaniyah Hannien Tour.
Kasi Perjalanan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Solo, Rosyid Ali Safitri mengatakan, pengawasan tersebut dilakukan sesuai dengan instruksi Kemenag pusat menyusul banyaknya laporan yang masuk terkait dua biro jasa tersebut.
"Sesuai instruksi pusat kami diminta melakukan pengawasan terhadap dua biro jasa, Abu Tours dan juga SBL," ujar Rosyid, Jumat (19/1).
Rosyid menjelaskan, di Kota Solo ada ratusan biro atau travel yang melayani jasa perjalanan umroh dan haji. Di antaranya ada beberapa biro yang disinyalir tidak beres. Bahkan, lanjut Ali, dari informasi yang didapatkannya dari Kemenag Pusat diketahui ada sekitar 3.000 jemaah SBL yang kemungkinan gagal berangkat umroh.
"Kami segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan biro jasa tersebut. Kami sedang melakukan input data, setelah selesai kami segera melaporkan datanya ke Polresta Surakarta," jelasnya.
Rosyid menyampaikan, pihaknya sudah menerima laporan korban SBL, namun hingga saat ini hanya satu orang. Seorang yang melapor tersebut mewakili beberapa korban lainnya.
Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi menambahkan, saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait dugaan ketidakberesan yang dilakukan biro jasa umroh selain Hannien Tour.
"Kalau nanti ada laporan masuk, kami akan langsung menerjunkan personel untuk mengambil tindakan," tegasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya