Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenlu diminta terus pantau kondisi TKI di Suriah

Kemenlu diminta terus pantau kondisi TKI di Suriah Pengungsi Suriah. merdeka.com/flickr.com

Merdeka.com - Sudah tiga bulan lamanya Suriah bergejolak. Berdasarkan catatan Pusat Penelitian dan Pengembangan Informasi (Puslitfo), lebih dari 11.760 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bekerja disana. Diantaranya berasal dari Sukabumi, Indramayu, dan Cianjur, Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede yusuf berharap peran negara bisa menyelamatkan warganya. Meskipun tidak bisa turun secara langsung.

"Kita tidak bisa menyelamatkan warga yang ada di Suriah, karena sedang perang dan kondisi bergolak. Tetapi melakukan komunikasi secara intensif dengan instansi terkait termasuk Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) kita lakukan," kata Dede di Hotel Savoy Homan, Bandung, Kamis (14/6).

Menurutnya, cara itu dilakukan agar warga Indonesia khususnya Jawa Barat bisa pulang dengan selamat. "Saya belum mendapat  mandat langsung dari Pak Gubernur. Biasanya kami terus menghubungi Kemenlu untuk mencari tahu informasinya. Kita akan data warga yang berada disana," terangnya.

Dalam kurun tiga bulan, mulai Februari hingga Mei pemerintah sudah mengevakuasi 500 TKI disana. Rencananya evakuasi akan terus dilakukan untuk mengurangi keterlibatan TKI di Suriah. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP