Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenko PMK: Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan meningkat 55 persen

Kemenko PMK: Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan meningkat 55 persen Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan meningkat 55 persen lebih. ©Rohimat Nurbaya

Merdeka.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangun Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) berharap pelaku usaha perempuan khususnya yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) selalu meningkatkan kemampuan untuk mengikuti perkembangan dunia usaha.

Plt Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Ghafur Dharmaputra menuturkan, IWAPI perlu terus memperkuat peran edukasi, sosialisasi, membuka akses keuangan, dan advokasi dalam membantu perempuan Indonesia berusaha.

"IWAPI memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun ekonomi perempuan," kata Ghafur saat acara Rapat Kerja Nasional Ikatan Wanita Pengusa (IWAPI) ke-28 di Hotel Grand Inaa Padang, Sumatera Barat, Selasa (9/10).

tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan meningkat 55 persen lebih

Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan meningkat 55 persen lebih ©Rohimat Nurbaya

Ghafur mengatakan, berdasarkan data Kemenko PMK, saat ini tingkat Partisipasi angkatan kerja perempuan meningkat dari 51,39 persen pada tahun 2012. Kemudian meningkat lagi menjadi 55,44 persen pada Februari 2018 atau meningkat sebesar 4,05 persen poin.

"Kita harus mengapresiasi peningkatan peran perempuan ini," tutur Ghafur.

Menurut Ghafur saat ini 60 persen bidang usaha perempuan adalah pada usaha kecil dan mikro dan menengah (UMKM), yang juga menyerap tenaga kerja paling banyak.

Kata dia, saat ini pengusaha wanita di Indonesia jumlahnya sekitar 2,5 persen dari jumlah perempuan di tanah air. Angka tersebut, tumbuh 8 persen per tahun. Sebagian besar berskala mikro kecil. Kemudian Pelaku UMKM yang ada di seluruh Indonesia sebanyak 52 juta. Dari jumlah tersebut 60 persen dijalankan perempuan.

"Perkembangan dunia usaha kedepan akan menuntut pelaku usaha untuk tidak saja memenuhi aspek kualitas barang dan jasa, akan tetapi juga memenuhi aspek pelayanan konsumen, kreativitas dan teknologi informasi komunikasi," ucap Ghafur.

tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan meningkat 55 persen lebih

Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan meningkat 55 persen lebih ©Rohimat Nurbaya

Ghafur menambahkan, melalui sinergi Pemerintah dan IWAPI, peran perempuan di bidang ekonomi, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ekonomi perempuan dengan memperluas pelaku usaha, meningkatkan kapasitas dan kualitas usaha, memperkuat akses permodalan dan usaha.

"Semoga Rakernas IWAPI dapat merumuskan strategi untuk mempercepat pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi, khususnya untuk meningkatkan kemampuan pengusaha UMKM perempuan," imbuh Ghafur.

(mdk/paw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP