Kemenkes: Varian Delta di RI Sebanyak 1.300, Varian Asli Indonesia 1.428 Kasus
Merdeka.com - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan varian Delta paling mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia. Hingga 10 Agustus 2021, jumlah kasus positif varian Delta sudah mencapai 1.300 kasus.
"Varian yang paling mendominasi varian Delta sebanyak 1.300 dari sampel yang kita temukan," katanya dalam diskusi 'Dari PPKM Darurat ke Level 4' yang disiarkan melalui YouTube Divisi Humas Polri, Kamis (12/8).
Selain Delta, varian B1.466.2 atau dikenal varian asli Indonesia juga ditemukan cukup banyak, yakni mencapai 1.428. Varian ini pertama kali ditemukan di Bekasi, Jawa Barat, pada 12 November 2020.
"Varian B1.466.2 ini adalah varian asli Indonesia yang dimasukkan oleh WHO sebagai varian yang harus dimonitoring lebih lanjut karena jumlahnya cukup besar yaitu 1.428," jelas juru bicara vaksinasi Covid-19 ini.
Nadia menyebut, varian baru Covid-19 sudah memasuki 26 provinsi di Indonesia. Yaitu, Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
Kemudian, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.
Sebagai informasi, data Kementerian Kesehatan 11 Agustus 2021, 3.749.446 orang di Indonesia terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 112.198 orang di antaranya meninggal dunia, 3.211.078 sudah sembuh dan 426.170 masih menjalani perawatan atau isolasi.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya