Kemenkes: Kekebalan Kelompok Sudah Terjadi
Merdeka.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan kekebalan kelompok atau herd immunity di Indonesia sudah terbentuk. Klaim ini merujuk pada data sero survei antibodi Covid-19 yang dilakukan Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan peneliti perguruan tinggi.
"Jadi kalau kita lihat, kekebalan kelompok itu sudah terjadi," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/3)
Nadia menyebut, hasil sero survei antibodi Covid-19 menunjukkan, 80 persen masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi. Dia berharap, antibodi yang sudah terbentuk mampu memproteksi dari risiko penularan Covid-19.
Meski kekebalan kelompok sudah terbentuk, pemerintah tetap menjalankan vaksinasi primer untuk dosis satu dan dua. Bahkan, pemerintah memberi perlindungan tambahan kepada masyarakat melalui vaksinasi booster.
"Itu yang kita kejar saat ini dengan segera mencapai 70 persen daripada masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi secara lengkap. Bahkan kita tambahkan lagi kekuatannya ini dengan memberikan vaksinasi booster," ucap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 ini.
Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengumumkan hasil sero survei antibodi Covid-19. Survei ini dilakukan di 100 kabupaten dan kota pada sebagian wilayah aglomerasi maupun non-aglomerasi.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan survei dilakukan sepanjang November sampai Desember 2021.
"Menunjukkan mayoritas penduduk di Indonesia 86,6 persen populasi yang daerahnya disurvei telah memiliki antibodi SARS-CoV-2," ungkapnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/1).
Populasi yang memiliki antibodi Covid-19 ini karena telah terinfeksi virus Corona maupun mendapatkan suntikan vaksin. Wiku melanjutkan, 73,2 persen populasi dari daerah yang disurvei ternyata memiliki antibodi.
"Padahal (mereka) belum pernah terdeteksi positif maupun tervaksinasi Covid-19," imbuhnya.
Menurut Wiku, hasil sero survei antibodi ini menggambarkan cakupan kekebalan komunitas di Indonesia. Selain itu, sero survei antibodi menjadi dasar pengambilan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya