Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenkes Beri Data Rinci ke Kepala Daerah Cegah Lonjakan Covid-19 di Sekolah

Kemenkes Beri Data Rinci ke Kepala Daerah Cegah Lonjakan Covid-19 di Sekolah Belajar tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pendataan kasus positif Covid-19 secara rinci dapat diketahui oleh Kepala Daerah hingga kepala Dinas Pendidikan. Nantinya, siswa yang melakukan tes PCR ataupun antigen dengan hasil positif dapat terpantau oleh pemerintah daerah.

"Data itu sudah kita share dengan Kementerian Pendidikan dan nanti akan kita bikin nanti Satgas Sekolah informasi sampai ke detil murid-muridnya siapa saja yang dites antigen atau PCR yang positif," ucap Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (1/11).

Dengan pendataan tersebut, menurut Budi, penanganan penularan Covid-19 di sektor sekolah dapat berjalan efektif. Misalnya saja, dalam satu kelas terdapat konfirmasi Covid-19, maka kelas tersebut saja yang dilakukan penutupan atau meniadakan pembelajaran tatap muka. Atau jika kasus konfirmasi positif Covid-19 di lingkup satu sekolah maka sekolah tersebut ditutup selama 14 hari.

"Dengan demikian kalau ada lonjakan lonjakan dari kasus di level kelas tertentu, kita bisa tutup kelasnya saja. Kalau itu juga sudah menyebar ke sekolah kita akan menutup 14 hari sekolahnya," ucap Budi.

"Sesudah 14 hari sekolahnya sudah bisa melakukan tatap muka lanjutan dengan perbaikan dari implementasi protokol kesehatan. Dengan demikian kita akan bisa mengendalikan pandemi ini tapi tetap beraktivitas secara normal," ujarnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP