Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenag akui masalah First Travel sudah ada sejak 2016

Kemenag akui masalah First Travel sudah ada sejak 2016 Kantor First Travel. ©2017 Merdeka.com/nur fauziah

Merdeka.com - Kementerian Agama mengakui First Travel sudah bermasalah sejak 2016. Sebab, saat itu, pihaknya banyak sekali mendapatkan keluhan dari masyarakat.

"Tahun 2016 memang ada laporan tapi kami tindaklanjuti dengan First Travel karena jemaah tidak berangkat," ujar Kepala Pusat dan Informasi Kementerian Agama, Mastuki HS dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8).

Mastuki menyebutkan, laporan mengenai First Travel semakin banyak pada awal 2017. Sehingga, Kemenag memanggil petinggi First Travel untuk mediasi dengan para calon jemaah, namun dari biro perjalanan itu tak pernah hadir.

"Selama tiga kali First Travel tak hadir. Tak dimanfaatkan. Mereka mengirim kuasa hukum dan karena tak ada surat tugas, kami tolak," tegas Mastuki.

Atas hal itu, lanjutnya, Kementerian Agama berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan untuk menghentikan operasional First Travel tersebut. "Itu setelah pertimbangan matang lantaran ada kejanggalan dalam sistem keuangan mereka yang merugikan nasabah," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP