Kemen LH gandeng kepolisian tangani pidana lingkungan

Reporter : Baiquni | Rabu, 28 November 2012 13:16




Kemen LH gandeng kepolisian tangani pidana lingkungan

Merdeka.com - Upaya penanganan perkara pidana lingkungan hidup selama ini dinilai tidak berjalan dengan efektif. Ini disebabkan adanya beberapa kendala selama proses penanganan pidana lingkungan, seperti kurangnya koordinasi antara penegak hukum.

Atas dasar itu, Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) mencoba mengatasi dengan menggandeng pihak kepolisian. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sinergisitas terutama dalam proses pembuktian tindak pidana lingkungan.

"Meskipun terlihat sederhana, pembuktian suatu tindak pidana lingkungan terutama pembuktian materi tidaklah sederhana," ujar Deputi V Kemen LH bidang Penataan Hukum Lingkungan Sudariyono dalam konferensi pers di Hotel Mercure Harmoni, Jl Gajah Mada, Jakarta, Rabu (28/11).

Sudariyono mengatakan, kendala yang sering terjadi selama proses pembuktian tindak pidana lingkungan salah satunya terletak pada kemampuan penyidik. "Pengetahuan dan keterampilan penyidik menjadi salah satu kendala dalam proses pembuktian," kata dia.

Selain itu, terdapat kendala lain yang juga menghambat proses pembuktian tindak pidana lingkungan. Kendala itu adalah perbedaan pemahaman terhadap norma dalam Undang-undang Lingkungan Hidup.

"Perbedaan pemahaman itu terjadi di antara penyidik, jaksa dan hakim mengenai penerapan asas ultimatum remedium dan premium remedium serta pembuktian terjadinya pencemaran dan perusakan lingkungan," pungkas dia.

[lia]

KUMPULAN BERITA
# Pencemaran Lingkungan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Ini alasan Jokowi tolak kepala daerah dipilih langsung
  • Cheonjiyeon, air terjun indah yang jadi tempat mandi tujuh peri
  • 100 Anggota DPRD Sumut dilantik, 3 berstatus tersangka
  • Ketahuan jambret, kuli bangunan terpeleset saat dikejar warga
  • OJK minta perusahaan asuransi IPO agar tak dikuasai asing
  • Busyro Muqoddas kembali lolos dalam seleksi pimpinan KPK
  • Advokat senior: Mafia hukum semakin parah, sistemik dan endemik
  • PDIP ajukan Boy Sadikin dan Djarot Saifullah jadi wakil Ahok
  • Wow, China buat trotoar khusus untuk pengguna smartphone
  • Sikap Demokrat soal RUU Pilkada tunggu titah dari SBY
  • SHOW MORE