Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Bicara Kecil Kemungkinan Unsur Pidana

Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Bicara Kecil Kemungkinan Unsur Pidana Olah TKP satu Keluarga meninggal di Kalideres. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Polisi masih mengusut kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Fakta maupun bukti-bukti semakin memperkecil adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Artinya sangat kecil kemungkinan adanya tindak pidana di luar dari pada kegiatan yang dilakukan oleh empat orang ini di dalam rumah," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11).

Hengki menerangkan, hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak menemukan adanya jejak-jejak dari pihak luar masuk ke dalam lokasi kejadian. Hengki kemudian membeberkan pemeriksaan Laboratorium Forensik.

"Kunci-kunci yang ternyata memang dikunci dari dalam, DNA dan sebagainya tidak ada pihak luar yang masuk," ujar dia

Hengki berjanji segera mengungkap kesimpulan akhir penyelidikan dalam waktu dekat. "Mudah mudahan pekan depan kita akan sampaikan rilis akhir dari pada penyelidikan kami tentang ditemukanya 4 mayat atau pun jenazah di Kalideres," ujar dia.

Polisi Dalami Kaitan Ritual & Motif Kematian

Polisi mendapatkan temuan baru terkait kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Salah satu anggota keluarga Budyanto Gunawan (68) diduga melakukan kegiatan ritual tertentu sebelum tewas.

Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya menyelidiki keterkaitan antara ritual tersebut dengan motif yang dilakukan.

"Kemudian adanya fakta bahwa adanya kecendrungan ritual terntentu apakah ini menentukan motif ini akan kami dalami lagi," kata Hengki dalam keterangannya, Rabu (30/11).

Polisi telah memeriksa sebanyak 28 saksi. Hasil keterangan saksi sementara terdapat kesamaan dengan temuan polisi.

"Sampai dengan saat ini kita sudah memeriksa 28 orang saksi kemudian dari pemeriksaan ini kami temukan keidentikan keterangan saksi saksi ini dengan barang bukti yang kami temukan di TKP," jelas Hengki.

Hengki mengatakan, tim ahli yang dikerahkan saat ini masih terus bekerja untuk mengungkap tabir sebenarnya dari penyebab kematian satu keluarga di Kalideres.

"Di samping motif, kami juga sampai sekarang masih menanti pemeriksaan dari tim ahli dari kedokteran forensik gabungan dari kedokteran forensik polri maupun dari RSCM UI untuk mencari sebab pasti dari pada kematian ini," tegas Dirkrimum Polda Metro.

Lebih lanjut, dirinya juga menargetkan kasus yang digelutinya akan dapat diungkapkan pada pekan depan.

"Mudah-mudahan pekan depan kita akan sampaikan rilis akhir dari pada penyilidikan kami tentang ditemukanya empat mayat atau pun jenazah di Kalideres," tutupnya.

Reporter: Ady Anugrahadi

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP