Kematian Covid-19 di Sumsel Posisi Ketiga, Satgas Minta Pemprov Evaluasi Penanganan
Merdeka.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan 1.033 orang telah meninggal dunia akibat Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) dari total 20.949 kasus positif per 4 Mei 2021. Ini menunjukkan, persentase kematian Covid-19 di Sumsel mencapai 4,93 persen.
Sumsel menduduki posisi ketiga dengan kasus kematian Covid-19 tertinggi di tingkat nasional. Sumsel berada di bawah Jawa Timur dengan persentase kematian Covid-19 7,24 persen dan Lampung 5,04 persen.
"Mohon maaf. Sekali lagi angka kasus kematian Covid-19 di Sumsel ini masuk di peringkat ketiga secara nasional," katanya dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (5/5).
Selain kematian, kasus positif Covid-19 di Sumsel juga mengalami peningkatan. Per 4 Mei 2021, kasus positif Covid-19 di Bumi Sriwijaya itu bertambah sebanyak 111 orang dalam sehari.
"Kalau ada peningkatan maka lakukan evaluasi apa penyebabnya dan lakukan langkah-langkah penanganan. Jangan anggap enteng," tegasnya.
Di tengah laju peningkatan kasus kematian dan positif Covid-19, bed occupancy rate atau keterisian tempat tidur rumah sakit Sumsel juga meningkat. Data awal April 2021, keterisian tempat tidur rumah sakit Sumsel masih 30 persen, kini naik menjadi 56 persen.
Doni mengingatkan, meningkatnya kasus positif Covid-19 bisa disebabkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan menurun. Karena itu, dia meminta Pemprov Sumsel mengambil langkah cepat untuk meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.
"Saya berharap ada strategi dari seluruh instansi, dari seluruh daerah sampai ke tingkat kelurahan dan desa, bagaimana meningkatkan kepatuhan masyarakat agar sadar dan bukan karena dipaksa," tandasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya