Kemarahan Soekarno saat DN Aidit remehkan Bung Hatta
Merdeka.com - Hubungan Presiden Soekarno dan Mohammad Hatta sungguh berwarna. Terkadang mesra, sering juga diwarnai perbedaan pandangan politik. Hatta bahkan akhirnya mundur dari posisi Wakil Presiden tahun 1956.
Namun Soekarno dan Hatta tetap saling menghormati walau tak lagi bersama.
Bahkan Soekarno pernah sangat marah saat Ketua CC PKI DN Aidit membacakan naskah proklamasi saat 17 Agustus, tanpa menyebut nama Hatta.
Sebaliknya, Hatta pun selalu membela Soekarno dari orang-orang yang mengejeknya. Hatta tak rela presiden RI dilecehkan di luar negeri.
Pertemuan terakhir dua sahabat itu konon begitu mengharukan. Tidak banyak kata yang terucap. Tapi keduanya telah saling mengerti dan saling memaafkan. Beberapa hari setelah pertemuan itu, Soekarno meninggal.
Sungguh sebuah teladan dari dua bapak bangsa Indonesia.
Simak videonya:
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya