Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemacetan jalur Puncak & mereka yang mengadu nasib di Jalan Tol

Kemacetan jalur Puncak & mereka yang mengadu nasib di Jalan Tol Kemacetan di Puncak Bogor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Setiap akhir pekan, Puncak Bogor dipastikan selalu macet. Bahkan ada yang mengatakan bukan Puncak namanya bila situasi perjalanan ke sana tidak disuguhi dengan kemacetan.

Namun kemacetan ini ternyata juga membawa dampak baru. Kemacetan seolah sudah menyatu dengan warga sekitar. Kemacetan ini telah membuat fenomena baru yakni menjamurnya orang-orang yang tumpah ruah dalam mengais sesuap nasi di jalanan.

kemacetan di puncak bogor

Warga sekitar banyak yang memanfaatkan situasi macet untuk berjualan bahkan mengemis di antara kemacetan yang menjerat para pengendara. Namun yang lebih parah aktivitas mereka itu dilakukan di dalam jalur tol. Tengok saja di jalur Tol menuju Ciawi. Panjangnya kemacetan membuat para pedagang dan pengemis rela 'menjemput' rizki meski harus masuk ke jalan tol.

Peminta-minta mulai dari mereka yang tuna grahita hingga mereka yang mempunyai disabilitas fisik.

kemacetan di puncak bogor

Pantauan merdeka.com, Sabtu (1/8), mereka menghampar di tengah jalan tol, dan tentunya menghalangi laju kendaraan.

"Sudah macet ditambah terhalang jalannya oleh mereka," tutur Ayong, seorang pengguna jalan yang juga terjebak macet.

kemacetan di puncak bogor

Sungguh ironi memang, tidak ada penertiban secara tegas dari dinas sosial ataupun kepolisian setempat dalam 'membersihkan' jalan tol dari mereka yang justru membuat jalanan tambah macet. Selain itu aksi ini tentu sangat membahayakan.

Pihak-pihak berwenang seperti acuh atau terkesan membiarkan mereka terus 'mewarnai' Puncak bersama kemacetan. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP