Keluarga terduga teroris di Depok histeris
Merdeka.com - Densus 88 kembali menangkap satu orang terduga teroris di Limo, Depok, bernama Sofyan saat sedang salat Magrib bersama anak dan istrinya. Spontan saja, Sur (26) dan Nazwa (7) langsung menangis histeris.
"Saat Sofyan dibawa polisi, anak dan istrinya langsung teriak histeris dan menangis," ujar sepupu Sofyan, Yulisdanu di lokasi, Senin (8/10).
Kini, Sur dan Nazwa sudah diungsikan ke rumah pamannya yang tidak jauh dari lokasi penggerebekan. Mereka tidak dibawa oleh polisi terkait penahanan Sofyan.
Sementara itu, sebelum menggerebek rumah Sofyan, Densus 88 mensterilkan warga sekitar dan menjaga sekitar lokasi dengan sangat ketat.
"Sekitar Magrib, Densus 88 datang bersenjata lengkap dan langsung melakukan steralisasi warga dengan radius 50 meter dan dijaga ketat oleh polisi," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Sofyan (30) terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Jalan Pulo Mangga, Gang Duku, RT 4/3, Limo, Depok, diamankan saat sedang salat Magrib. Saat itu dia sedang beribadah bersama istrinya Sur (26) dan anaknya, Nazwa (7).
"Ditangkap saat sedang salat Magrib bersama anak dan istrinya," ujar sepupu Sofyan, Yulisdanu di lokasi, Senin (8/10).
Dia menambahkan, sekitar pukul 18.30 WIB, Densus 88 bersenjata lengkap datang dan langsung menodongkan senjata ke arah Sofyan yang saat itu sedang salat.
"Masih dengan pakaian salat, Sofyan dibawa Densus 88 menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam," katanya. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya