Keluarga Sultan Hasanuddin doakan pengrusak makam

Reporter : Andi Angelina | Kamis, 24 Mei 2012 23:05




Keluarga Sultan Hasanuddin doakan pengrusak makam
Makam Raja Gowa. merdeka.com/Andi Angelina

Merdeka.com - Keturunan langsung Sultan Hasanuddin Raja Gowa ke-XVI menggelar acara Yasinan di makam leluhurnya I Mallomabassi Daeng Mattawang, Kamis (24/5) malam.

Acara yasinan diadakan di pelataran makam kompleks raja-raja Gowa di Katangka. Hadir keluarga besar keturunan raja Gowa serta keturunan ke-12 Sultan Hasanuddin, Andi Maddusila Andi Ijo yang juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Gowa.

Selain itu, puluhan warga yang berada di sekitar makam juga ikut bergabung dalam cara yasinan tersebut.

Juru bicara keluarga Kerajaan Gowa, Akib Daeng Sijaya saat dihubungi mengatakan, acara ini bertujuan untuk mendoakan agar pelaku pengrusakan, kompleks makam raja-raja Gowa sadar diri atas perbuatannya.

Senada dengan itu, Andi Maddusila juga mengatakan agar pelaku tidak lagi melakukan perbuatan serupa karena dapat mengganggu ketentraman masyarakat Gowa utamanya keluarga makam yang dirusak. "Saya berharap pelaku tidak melakukan lagi perbuatannya," imbuhnya.

Selain itu ia berharap kejadian ini tidak dibawa ke ranah politik dan juga bukan karena alasan politik. "Saya berharap mudah-mudahan ini bukan karena persoalan politik dan berharap jangan sampai dibawa ke persoalan politik juga," cetus Andi Maddusila.

[bal]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Cinta segitiga janda di Cikarang berujung 1 tewas dan dua luka
  • Banyaknya foto di Facebook adalah tanda orang neurosa
  • 'MISSION: IMPOSSIBLE' 5 memasuki proses syuting!
  • Gus se-Jatim akan rekomendasi penolakan ISIS di Muktamar PKB
  • Kapolda Jabar senang warga mau legowo terima hasil pilpres
  • Lereng Merapi kekeringan, Pemkab Boyolali pasok tangki air
  • Surat elektronik ISIS kemungkinan ditulis militan asal Inggris
  • Indonesia belum punya beleid komprehensif soal kekayaan negara
  • Sering dipanggil 'Syahrini', inilah tanggapan Syaharani
  • Sia-sia dan buang energi menggugat hasil pilpres ke MA dan PTUN
  • SHOW MORE