Keluarga pasrah Bahrun Na'im disebut di balik teror Sarinah
Merdeka.com - Keluarga Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo alias Abu Rayan (32) mengaku pasrah jika pria lulusan FMIPA UNS tersebut terbukti terlibat peristiwa teror di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Kamis (14/1) lalu.
Adik kandung Bahrun, Dahlan Zaim mengatakan, mereka saat ini lebih banyak pasrah dan menyerahkan kasus tersebut kepada hukum yang berlaku. Ia meminta agar keluarganya tidak dikait-kaitkan dalam aksi Bahrun.
"Beliau (Bahrun) sudah dewasa, mandiri dan berkeluarga, sudah punya anak. Biar beliau bertanggung jawab sendiri. Keluarga tidak terkait, dan jangan dikait-kaitkan. Saya tidak tahu dia sekarang seperti apa, dia punya pandangan sendiri," kata Dahlan saat menggelar konferensi pers di Jalan Hasanudin, Badran, Solo, Jawa Tengah.
Dia menambahkan, banyak pihak yang dirugikan dengan pemberitaan mengenai Bahrun. Tak hanya keluarga, namun juga sekolah hingga tempat usaha dan kampus juga merasakan dampaknya. "Usaha-usaha saya menjadi berdampak, masyarakat enggak percaya lagi dengan kami," katanya.
Dahlan mengemukakan, pihak keluarga sudah lama tidak berhubungan dengan Bahrun. "Lupa kapan terakhir ketemu. Terakhir komunikasi lewat sosial media, karena bapak kangen dengan cucu-cucunya," ucapnya.
Kendati demikian, lanjut dia, keluarga hingga kini belum yakin Bahrun di balik aksi teror di Sarinah. "Secara subyektif kami sekeluarga tidak yakin mas Bahrun Naim terlibat bom Sarinah atau ISIS. Dia yang kami kenal adalah orang yang baik," tuntasnya. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya