Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Irit Bicara
Merdeka.com - Keluarga korban kebakaran di Lapas Klas I Tangerang, yang meninggal dunia di RSUD Tangerang, tak banyak memberikan komentar terkait peristiwa kebakaran yang menewaskan anggota keluarganya. Mereka mengaku pasrah menerima musibah itu.
"Ini kecelakaan dan musibah yang kita semua tidak menginginkan," ucap Andre, keluarga dari seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjadi korban tewas kebakaran di RSUD Tangerang, Kamis (9/9).
Dalam keterangan medis, pihak RSUD Kabupaten Tangerang menyebutkan ketiga jenazah korban kebakaran Timothy Jaya, Adam Maulana, dan Hadiyanto bin Ramli. Mereka meninggal dunia dalam perawatan setelah mengalami luka bakar di atas 80 persen.
"Sekali lagi terima kasih atas perhatiannya. Mari kita doa bersama-sama untuk keluarga korban ataupun yang masih dirawat," jelas Andre.
Seorang wanita, keluarga Hadiyanto, bahkan sama sekali tidak memberikan komentar saat ditanyai awak media.
Sebelumnya diberitakan, pihak RSUD Kabupaten Tangerang tidak mengizinkan keluarga menjenguk WBP selama dalam perawatan. Perkembangan kondisi WBP yang menjalani perawatan dan pengobatan akan diinformasikan pihak kepolisian.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang, Naniek Isnaini Lestari menegaskan, keputusan tersebut dilakukan atas pertimbangan keselamatan dan kesehatan pasien, melihat situasi dan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya