Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga Korban Duga FA Dibunuh oleh Tukang Bubur yang Ngontrak di TKP

Keluarga Korban Duga FA Dibunuh oleh Tukang Bubur yang Ngontrak di TKP Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Pihak keluarga menuntut agar kepolisian segera mengungkap kasus kematian FA, bocah berusia delapan tahun yang ditemukan tewas di dalam bak kamar mandi di sebuah kontrakan di wilayah Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Keluarga korban menduga, FA menjadi korban pembunuhan. Sebab, sebelum ditemukan tewas, korban sempat hilang selama tiga hari.

Paman korban, Agus Budiono menceritakan, jasad korban ditemukan setelah muncul aroma busuk dari salah satu rumah kontrakan milik nenek korban. Agus mengatakan, kontrakan itu dihuni oleh seorang penjual bubur ayam berinisial YA.

Agus menyebut, sejak menghilangnya korban selama tiga hari itu, YA juga turut menghilang dan meninggalkan kontrakan dalam keadaan terkunci.

"Kemungkinan besar gitu. Karena dia (YA) juga tidak ada di kontrakan sejak Fira hilang," kata Agus, Rabu (2/7/2019).

Dirinya mengungkapkan, karena curiga, pintu kontrakan yang dalam keadaan terkunci itu dibuka paksa oleh pihak keluarga dan warga sekitar. Kemudian, didapati jasad Fira terbujur kaku di dalam bak mandi kontrakan tersebut.

"Sewaktu dibuka pintu itu kelihatan ada kaki. Ternyata itu keponakan saya kondisinya di dalam bak mandi di atasnya ditutup kain sama ember," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Polsek Megamendung Ajun Komisaris Asep Drajat mengatakan, polisi masih melakukan otopsi jasad korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.

"Penyebab kematiannya belum tahu, kita masih nunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit," sebut Asep.

Asep mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Pihaknya, lanjut Asep, memeriksa saksi kasus tersebut. "Pelaku masih dalam lidik. Adapun saksi yang melihat kejadian tersebut atas nama Sdr. Topik Hidayatullah dan sdr Didin," jelas dia.

Polisi menyita sejumlah barang bukti kasus tersebut, antara lain sprei warna biru, centong kayu, pakaian/baju serta celana korban dan ember warna merah muda.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP