Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga korban crane jatuh tagih janji santunan dari Arab Saudi

Keluarga korban crane jatuh tagih janji santunan dari Arab Saudi Ilustrasi Crane Jatuh di Makkah. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Keluarga korban jatuhnya crane di Makkah, Arab Saudi, menagih janji kerajaan setempat untuk memberikan uang santunan yang dijanjikan sebesar 1 juta riyal atau Rp 3,8 miliar. Pasalnya, hampir dua tahun setelah insiden tragis yang menewaskan ratusan orang belum ada kabar pencarian santunan tersebut.

Ferry Mualidin (36), warga Jalan Kahuripan Blok E3/40 No 15 RT 07 RW 6B, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, ini menjadi salah satu korban jatuhnya crane ketika menunaikan ibadah haji.

"Sampai sekarang kami belum mendapat yang dijanjikan oleh Pemerintah Arab Saudi," kata Zaenab, 75 tahun ibu kandung, Ferry, Senin (27/2).

Zaenab berharap kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz ke Indonesia pada Rabu (1/3) nanti bisa memberikan kejelasan. Dia juga meminta kepada Pemerintah Indonesia, untuk mengingatkan janji yang dinyatakan oleh Kerajaan Arab Saudi soal uang santunan itu.

"Terutama istrinya, Linda Marlinda (38), dia ingin sekali berziarah ke makam suaminya di sana," kata Zaenab.

Ia mengatakan, pada tahun 2016 lalu keluarga sempat mendatangi kantor Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi untuk menanyakan bantuan tersebut. Namun pihak penyelenggara ibadah haji di sana belum mendapat informasi resmi dari pemerintah pusat dan Arab Saudi.

"Kami minta kejelasan, apakah diberikan uang santunan atau tidak," katanya.

Zaenab mengaku, belum memiliki rencana besar untuk menggunakan uang santunan itu bila saja cair dari Pemerintah Arab Saudi. Tapi yang jelas, uang itu akan digunakan untuk menghidupi istri dan putri kecil Ferry bernama Zia Aisyah Sabillah (2). (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP