Keluarga Ganis Arman sambangi RS Polri
Merdeka.com - Keluarga salah seorang korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan di Gunung Salak, Ganis Arman Zuvianto mendatangi RS Polri. Mereka bertujuan untuk memastikan apakah jenazah-jenazah yang sudah dievakuasi Tim SAR adalah keluarga mereka.
"Di dalam kami mengklarifikasikan data-data yang sudah ada. Apakah data itu betul atau tidak. Masalahnya yang paling efektif untuk tes DNA adalah dari ibunya," ujar Sepupu dari Gani Arman, Rudi Sutanto kepada wartawan di RS Polri, Kamis (17/5).
Namun saat ditanya mengenai satu jenazah yang sudah teridentifikasi apakah Ganis, Rudi enggan menjelaskannya. "Itu bukan kewenangan kami untuk menjelaskannya," ujarnya.
Rudi berharap proses identifikasi cepat selesai dan jenazah korban bisa dibawa pulang. Dan kemungkinan pada minggu nanti akan ada serah terima jenazah kepada keluarga.
Ganis merupakan salah satu pejabat di PT Indonesia Air Transport (IATA) Tbk dan merupakan penumpang yang masuk dalam daftar 45 penumpang Sukhoi Superjet 100 yang menabrak lereng Gunung Salak.
Sebelumnya, pihak kepolisian menyebutkan terdapat satu jenazah yang sudah teridentifikasi. Namun Polri enggan menjelaskan, siapa korban tersebut.
Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigjen (Pol) Musaddeq Ishaq mengatakan kepolisian bekerja sama dengan ahli DNA asal Rusia, Prof Pavelov Ivanov, untuk melakukan identifikasi terhadap jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet 100. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya