Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga diminta bawa rekam medis gigi korban kebakaran gudang kembang api

Keluarga diminta bawa rekam medis gigi korban kebakaran gudang kembang api Ledakan gudang petasan di Kosambi. ©2017 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri telah menyelesaikan autopsi terhadap korban ledakan dan kebakaran gudang kembang api di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Namun, untuk penyerahan dan pemulangan jenazah masih menunggu pencocokan data antemortem dari pihak keluarga korban.

"Untuk data jenazah postmortem sudah selesai diidentifikasi. Data antemortem dari keluarga masih banyak yang belum mengirimkan data gigi yang terlihat," kata Kepala Pelayanan RS Polri Kombes Sumirat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (30/10).

Kondisi jenazah yang sudah tak lagi utuh mempersulit proses identifikasi. salah satu cara yang dapat membantu proses pengenalan korban menggunakan rekam medis gigi atau dengan melihat foto gigi korban yang dimiliki pihak keluarga.

"Termasuk meminta keterangan yang dari dokter gigi bila pernah berobat," pungkasnya.

Diketahui, total korban tewas dalam insiden itu 48 jiwa. Dari 48 korban baru sembilan teridentifikasi dan sudah dibawa pihak keluarga. Sementara 39 lainnya masih di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berikut daftar 9 korban tewas yang sudah dibawa pihak keluarga:

1. Maryanti binti Da'i. Alamat: Tangerang, Banten. Identifikasi melalui gigi dan medis.

2. Unia. Alamat: Tangerang, Banten. Identifikasi melalui DNA dan gigi.

3. Nilawati. Alamat: Tangerang, Banten. Identifikasi melalui medis dan properti.

4. Asep Angga Gunawan. Alamat: Subang, Jawa Barat. Identifikasi melalui gigi, medis dan properti.

5. Aminah binti Ambeng. Alamat: Tangerang, Banten. Identifikasi melalui DNA dan medis.

6. Surnah.

7. Slamet Rahmat.

8. Marwati Binti Atip.

9. Sutrisna Bin Alim.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP