Keluarga Dapat Info Keberadaan Akbar Alamsyah dari Medsos
Merdeka.com - Akbar Alamsyah sempat hilang kontak dengan keluarga usai demo pelajar berujung rusuh di kawasan Senayan pada akhir September lalu. Keluarga kemudian mendapatkan kabar Akbar sudah di rumah sakit
Saat pertama kali datang ke RS, keluarga sempat tidak mengenali Akbar. Karena banyak luka lemba di area kepala.
"Nggak bisa dikenalin. Mama sih yang lihat (di RS Polri), aku liat di RSPAD. Jadi kepalanya besar kaya pake helm kaya semacam Tumor kepala gede lebam bibirnya sampe nutupin lobang idung sangking keluarnya. Jontor," ungkap Fitri Rahmayani, kakak kandung Akbar Alamsyah saat ditemui di TPU Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (11/10).
Fitri menjelaskan, adiknya memang menghilang pascademo berujung rusuh. Keluarga akhirnya menemukan keberadaan Akbar melalui media sosial bukan dari kepolisian. "(Info dari polisi) Enggak, kita cari sendiri dari info sana sini brodcast," katanya.
"Akbar hilang itu dia (tanggal 26) tanggal 27 dikabarinnya nggak ada, tapi orangnya udah hilang tanggal 26," sambung Fitri.
Saat didatangi ke RS Polri, Akbar dalam kondisi memprihatinkan. Meskipun, Akbar telah dipindahkan ke RS Pelni, Jakarta Barat, dan RSPAD, Jakarta Pusat.
"Dari (RS) Polri tanggal 30 sampai sekarang pun menurun turun terus nggak ada perkembangan," katanya.
Setelah beberapa hari kritis, dokter baru menyebutkan Akbar telah meninggal dunia karena ada syarafnya yang rusak
"Jadi kemarin ya, jadi dokter manggil terus. Nih Akbar kondisinya menurun, menurun, tensinya rendah. Emang dari kemarin sih rendah. Saraf sih, sarafnya rusak kata dokter," katanya.
Dalam kematian ini, Fitri enggan dilakukan visum terhadap adiknya karena keluarga tidak mau jenazah Akbar dirusak.
"Tadinya aku pengen visum, cuma aku kira visum cuma di-scan ya, ternyata dibongkar. Menurut keluarga dari syariat islam kan nggak boleh," cetuk pacar Fitri, Iriawan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya