Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga Angga korban salah tembak ogah tempuh jalur damai

Keluarga Angga korban salah tembak ogah tempuh jalur damai Keluarga bocah Angga lapor ke Polda Sumsel. ©2015 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Setelah mempropamkan polisi yang menembak bocah Rendi Anggara (10), pihak keluarga juga akhirnya melaporkan kasus ini ke pidana umum. Keluarga berharap kasus ini ditangani tuntas berdasarkan perundang-undangan yang berlaku.

Orangtua korban, Romlan alias Ujang dan Yuni didampingi kuasa hukumnya Mulyadi mengatakan, pihaknya berharap mendapatkan keadilan karena sudah menghilangkan nyawa anaknya.

"Kami minta keadilan seadil-adilnya. Korban tidak bersalah tetapi justru meninggal di tangan polisi," ungkap Mulyadi usai melapor ke SPKT Polda Sumsel, Senin (7/12).

Menurut dia, pihak keluarga tidak akan menempuh jalur damai. Sebab, mereka belum puas jika petugas yang melepaskan tembakan itu tidak dihukum secara pidana umum.

"Kita akan kawal dan giring kasus ini. Tidak ada kata damai," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Rendi Anggara (10) terkena tembakan peluru nyasar saat bermain di teras rumahnya di Jalan Segaran, Gang Aida, RT 11, RW 04, Kelurahan 13 Ilir, Palembang, Sabtu (5/12) sekitar pukul 13.00 WIB.

Bocah itu tewas di tempat dengan luka tembak di kepalanya bagian kiri dan otaknya keluar.

Keluarga yang mendengar tembakan itu langsung berhamburan keluar rumah dan mendapati korban sudah tak bernyawa. Tak puas, korban dilarikan ke rumah sakit dengan harapan nyawanya bisa diselamatkan.

Dugaan sementara, tembakan tersebut berasal dari senjata api milik polisi yang sedang mengejar pelaku narkoba. Sebab, sebelum kejadian, datang rombongan polisi sekitar delapan orang yang berpakaian preman sekitar 15 meter dari lokasi. Lalu, dua orang polisi terlibat perkelahian dengan pelaku narkoba.

Pelaku narkoba yang belum diketahui identitasnya tersebut lari ke arah rumah korban. Korban saat itu bermain bersama tiga sepupunya di teras rumahnya.

Saat pelaku narkoba tersebut kabur, kedua polisi tersebut melepaskan empat kali tembakan. Satu tembakan mengenai etalase warung warga, dan satu tembakan lagi mengenai korban yang berada di balik seng pagar rumahnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP