Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kelompok Manhajus Sholihin bertekad terus melawan Bupati Dedi

Kelompok Manhajus Sholihin bertekad terus melawan Bupati Dedi Ancaman untuk Bupati Dedi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pimpinan Lembaga Dakwah Manhajus Sholihin, Muhammad Syahid Joban mengatakan, akan terus melawan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Alasannya, menurut dia Dedi sudah menistakan agama.

"Kami akan terus melawan Dedi Mulyadi," tulis Joban melalui pesan singkat saat dihubungi wartawan, Kamis (28/4).

Joban mengaku tidak akan gentar, meski polisi menghentikan penyidikan kasus penistaan agama diduga dilakukan Dedi Mulyadi. Dia bakal mengupayakan jalur hukum lain bisa ditempuhnya.

"Sekarang tim pengacara muslim sedang mendalami upaya hukum selanjutnya, dan mendalami alasan Polda Jabar menghentikan kasus penistaan agama," lanjut Joban.

Lembaga Dakwah Manhajus Sholihin menyampaikan kekecewaannya terhadap Polda Jabar melalui akun resmi Twitter-nya, @Manhajusholihin. Dari sebelas cuitan bernada protes, salah satu paling menarik perhatian adalah soal ancaman diduga ditujukan pada Dedi Mulyadi.

"Jika Polda membiarkan penoda agama, padahal umat sudah melaporkan dan menempuh jalur hukum, maka jangan salahkan umat jika besok umat tidak percaya lg dengan polda dan langsung MENGGOROK Penista Agama di jalanan! @DediMulyadi71," kicau akun @Manhajusholihin.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP