Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kelengkapan Bukti Jadi Kendala Pengungkapan Kasus Tewasnya Ibu-Anak di Subang

Kelengkapan Bukti Jadi Kendala Pengungkapan Kasus Tewasnya Ibu-Anak di Subang garis polisi. shutterstock

Merdeka.com - Polres Subang sampai saat ini masih terus melakukan penyidikan dalam mengungkap kasus tewasnya Tuti (55) dan Amelia (23). Ibu dan anak itu ditemukan tewas dan tertumpuk di bagasi dengan kondisi bersimbah darah di sekujur tubuh, di Subang, Jawa Barat.

Namun, dalam mengusut kasus tersebut ternyata penyidik masih mempunyai kendala hingga kasus yang sudah satu bulan lamanya ini masih belum diungkapnya.

Kapolres Subang AKBP Sumarni mengaku, pihaknya masih memiliki kendala dalam mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut.

"(Kendala) Alat buktinya belum lengkap," kata Sumarni saat dihubungi, Jumat (1/10).

Oleh karena itu, pihaknya masih terus mengumpulkan sejumlah alat bukti agar kasus tersebut dapat cepat terungkap.

"Kami masih mengumpulkan alat bukti untuk ungkap siapa pelakunya, masih ada yang kami mintakan lagi untuk diuji ke puslabfor," ungkapnya.

Selain itu, untuk saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik yakni sebanyak 48 orang. Jumlah itu termasuk suami dari korban tersebut.

"(Saksi sudah diperiksa) 48 orang," tutupnya.

Sebelumnya, warga Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang digegerkan penemuan mayat ibu-anak Tuti dan Amelia pada Rabu (18/8) pagi. Dua korban itu ditemukan tidak bernyawa di bagasi mobil Alphard oleh Yosep. Dia baru pulang dari rumah istri mudanya dan menemukan kondisi rumah yang sudah berantakan.

Dari penyelidikan sementara polisi, tidak ada barang berharga yang hilang saat kejadian.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP