Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kelangkaan Oksigen Medis di RS Jawa Barat Diklaim Mulai Teratasi

Kelangkaan Oksigen Medis di RS Jawa Barat Diklaim Mulai Teratasi BNPB Kirim 150 Ribu Masker dan 50 Tabung Oksigen ke Papua Barat. ©2021 Merdeka.com/Genan Kasah

Merdeka.com - Kelangkaan oksigen medis yang sempat terjadi di Jawa Barat diklaim mulai terkendali. Posko Oksigen yang dibentuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mendistribusikan lebih dari 2.000 tabung yang didapat dari bantuan berbagai pihak.

Ketua Harian Posko Oksigen Jabar Hanif Mantiq mengatakan upaya mencari sumber oksigen saat kelangkaan terjadi adalah dengan cara jemput bola. Ia mendapatkan oksigen dari berbagai instansi hingga pemerintah lintas provinsi.

Salah satu contohnya dari PT OKI Pulp & Paper Mills (Sinar Mas Group) yang memberikan 85,8 ton oksigen cair dalam empat iso tank. Bantuan tersebut dikirimkan oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

"Iso tank dari Sumatera Selatan berpengaruh (mengatasi kelangkaan oksigen medis). Karena dia mengisi ke rumah sakit ke tangki cairnya, dan satunya lagi ke filling station," kata Hanif melalui keterangan tertulis, Kamis (5/8).

Total bantuan oksigen yang diterima sejak terjadi kelangkaan ia sebut kurang lebih sebanyak 3.000 tabung. Saat ini, di posko tersisa sekitar 860 tabung. Biasanya, pola distribusi ke rumah sakit di 27 kabupaten kota dengan skala prioritas.

Ia menjelaskan, saat ini distribusi hanya untuk rumah sakit. Namun, upaya mengamankan jumlah oksigen medis akan terus berlanjut dengan sasaran warga yang menjalani isolasi mandiri.

"Yang menjadi prioritas adalah rumah sakit yang kebutuhan oksigennya habis dalam waktu 6 jam. Yang perorangan ini akan segera dilakukan, programnya nanti diluncurkan gubernur (Ridwan Kamil)" pungkasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP