Kekurangan anggaran, baru 33 persen SMA di Palembang terapkan UNBK
Merdeka.com - Lantaran kurangnya anggaran, baru 34 dari 136 atau sekira 33 persen Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Palembang menerapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016. Meski demikian, UNBK hari pertama berjalan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang Ahmad Zulianto mengungkapkan, SMA sederajat yang menerapkan UNBK terdiri dari sebelas SMA sederajat negeri dan 23 berstatus swasta. Total anak didik yang mengikuti ujian dengan sistem tersebut sekitar 12 ribu orang.
"Hari ini ada 136 SMA sederajat yang UN, 34 diantaranya pakai UNBK atau baru 33 persen," ungkap Zulianto, Senin (4/4).
Menurut dia, pihaknya masih kesulitan merealisasikan UNBK ke seluruh sekolah karena keterbatasan anggaran. Saat ini saja UNBK digelar tiga sesi dalam satu sekolah. Jika di sekolah tersebut terdapat 300 peserta, setidaknya dibutuhkan 100 unit kompeter.
"Ya, kendalanya masih anggaran. Kalo semuanya pakai UNBK bisa-bisa habis untuk itu saja. Padahal UN ini bulan cuma SMA saja, ada SD sama SMP. Tapi sejauh ini UNBK berjalan lancar, tidak ada kendala," ujarnya.
Tahun depan, sambung dia, ditargetkan seluruh SMA sederajat menerapkan sistem komputer. Selain anggaran dari APBD dan APBN, pihaknya mengharapkan bantuan walimurid atau pihak lain untuk pengadaan komputerisasi di sekolah yang membutuhkan.
"Ada sekolah unggulan yang pakai cara itu. Nah, bisa diterapkan di sekolah lain. Itu pun kalo mampu," pungkasnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya