Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kekeringan di Bekasi, Petani Terancam Gagal Panen Padi

Kekeringan di Bekasi, Petani Terancam Gagal Panen Padi Ilustrasi

Merdeka.com - Kekeringan melanda wilayah Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi sejak dua bulan terakhir. Hal ini menyebabkan sekitar 40 persen lahan persawahan di Desa Sirnajati yang ditanami padi terancam gagal panen.

"Ada sekitar 20 hektare sawah milik lima kelompok tani, 40 persennya terdampak kekeringan," kata Sekretaris Desa Sinarjati Sahrudin di Cibarusah, Jumat (28/6).

Ia mengatakan, jika pun turun hujan dianggap telat. Sebab padi yang ditanam petani di sana telah memasuki usia 60 hari.

Seorang petani, Dede Supriyadi mengatakan lebih dari sebulan saluran irigasi tak teraliri air. Alhasil, sawahnya tak mendapatkan pasokan air, sehingga tanah mulai retak-retak.

"Padi seharusnya berbuah dan sudah mendekati masa panen, tapi malah mengering," ujar dia.

Ia mengatakan, kondisi itu membuat tanaman padinya terancam gagal panen. Meskipun sebagian padi mengeluarkan bulir, namun tidak berisi.

"Kira-kira kalau gagal panen, bisa mencapai Rp10 jutaan kerugiannya setiap hektarenya," ucap Supriyadi.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP