Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kehidupan pasangan lesbian di negeri syariat

Kehidupan pasangan lesbian di negeri syariat Pasangan lesbian di Aceh. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Homoseksual masih dianggap perilaku menyimpang oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Terlebih di Aceh yang menerapkan syariat Islam. Namun, hukum yang keras tetap tak bisa menghapus pasangan gay maupun lesbian sebagai fakta sosial.

Kehidupan komunitas lesbian di Aceh selama ini memang tidak pernah terendus oleh pihak petugas. Namun, kali ini  dua orang yang diduga lesbian berinisial F (15) dan D (15) telah diamankan polisi syariat semalam sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (11/3).

Kedua wanita itu telah memotong rambut cepak dan sekilas mereka terlihat seperti laki-laki. “Mereka berawal dari laporan dari masyarakat ada geliat mencurigakan di sebuah rumah yang berada di Desa Deah Glumpang, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh,” jelas Kasi Penegak Peraturan Syariat Islam, Effendi, Rabu (12/3) dini hari.

Menurut Muhcsin, rekan pasangan lesbian yang sebelumnya ikut ditangkap oleh warga, F berpacaran dengan M (15) dan D berpacaran dengan Mel (15). Kedua pasangan tersebut masih duduk di bangku sekolah menengah atas.

“Mereka itu pacaran dengan kawan saya, F berpasangan dengan M dan D berpasangan dengan Mel,” jelas Muhcsin.

Katanya, mereka memang sering tidur  bersama di rumah F. Selama ini warga juga tidak manaruh curiga karena sama-sama perempuan. Namun nahas, pada saat penangkapan warga mengira ada pasangan mesum di rumah tersebut, yaitu keberadaan Mukcsin dengan Reza yang bertandang ke rumah F.

“Saat itu sudah magrib, maka kami tutup pintu, lalu warga mengira kami berbuat yang tidak-tidak, makanya kami di tangkap oleh warga,” tukasnya.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP