Kehidupan para pentolan kelompok bersenjata usai gabung NKRI
Merdeka.com - Sekian lama memberontak, beberapa pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan menyerah dan ingin bergabung kembali dengan masyarakat pada hari Selasa, 26 Januari 2016.
Pernyataan eks anggota OPM yang ingin bergabung dengan masyarakat ini ditandai dengan pertemuan yang digelar pada pukul 12.30 hingga 13.30 WIT bertempat di Ruang Cendrawasih Mapolda Papua yang dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol Rudolf A. Rodja, Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol Heb Dehen, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Patrige R Renwarin, Dir IK Polda Papua Wagiyo Raharjo, Bupati Puncak Jaya Hanok Ibo, dan Pasi Ops Kodam XVII Cenderawasih Luqman Arifin.
Dua pimpinan kelompok bersenjata di Papua, yaitu Melodi Enumbi dan Terinus Enumbi, menyatakan menyerah. Mereka tadinya adalah anak buah pentolan kelompok bersenjata, Goliath Tabuni.
Bupati Puncak Jaya, Hanock Ibo, mengatakan Melodi dan Terinus merupakan panglima daerah di bawah Goliath Tabuni. "Saat ini Goliath Tabuni sudah tidak memiliki pengawal karena mereka sudah keluar dan ingin kembali ke NKRI," kata Hanock di Jayapura, seperti dilansir dari Antara, Selasa (26/1).
Hanock mengakui, dari laporan diterima terungkap Melodi Enumbi dan Terinus Enumbi memiliki lima pucuk senjata pelbagai jenis. Senjata itu hingga kini masih di tangan mereka. Menurut Hanock, kedua orang itu akan dibawa ke Jayapura ke Jakarta. Dia hanya ingin memperlihatkan hasil pembangunan sudah dilaksanakan pemerintah.
Hanock menambahkan, keluarga Goliath, yakni istri dan anak-anaknya kerap mampir ke Mulia, Ibu Kota Kabupaten Puncak Jaya untuk bertemu dengannya beserta istri. Menurut dia, saat ini ada sepuluh mantan anggota kelompok bersenjata berada di Jayapura, dan akan meninjau berbagai hasil pembangunan. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya