Kedatangan Jenazah Bripka Taufik disambut isak tangis keluarga
Merdeka.com - Isak tangis keluarga pecah ketika peti jenazah Bripka Taufik Hidayat tiba dan diturunkan dari ambulance untuk dibawa ke rumah duka di Kampung Cilegong Utara, Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Rabu (20/1) dini hari. Keluarga merasa kaget dan histeris bahkan sejumlah keluarga terlihat jatuh pingsan melihat peti jenazah yang membawa Bripka Taufik akan dibawa kedalam rumah.
Namun, dari sebagian keluarga yang masih tidak bisa menerima kepergian Bripka Taufik, kakak korban, Gugun, mengaku ikhlas atas kepergian adiknya itu, karena Taufik telah meninggal secara terhormat dalam tugas.
"Apa yang telah dilakukan Almarhum ini pengorbanan dalam sebuah perjuangan ya, ini tugas negara termasuk adik saya atau pun rekan-rekannya yang lain, intinya keluarga menerima, itulah resiko seorang petugas melalui tugas kepolisian," kata Gugun saat ditemui di lokasi, Rabu (20/1).
Bripka Taufik Hidayat meninggalkan seorang istri Dewi Ratna Komala, dan seorang anak laki-laki Raihan Hidayat, yang masih duduk dibangku kelas dua sekolah dasar. Rencananya jasad Anggota Satuan Narkoba Polsek Senen ini akan dimakamkan di pemakaman umum yang tak jauh dari tempat tinggal orang tuanya, di kampung Cilegong Utara, Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur Purwakarta.
Untuk dilketahui Bripka Taufik Hidayat sebelumnya ditemukan sudah tak bernyawa di Kali Banjir Kanal Barat, Jakarta Pusat, Selasa (19/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Dia terjun ke sungai Ciliwung ketika dikeroyok warga saat melakulkan penggerebegan bandar narkoba di Kelurahan Kebon Manggis Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Dalam kejadian itu selain Taufik, dua rekannya terluka parah, salah satunya mengalami luka bacok dan rekannya yang lain tertembak.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya