Kecewa nikahi pria Indonesia, 2 WN Malaysia pilih pulang kampung
Merdeka.com - Merasa tidak puas usai menikahi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lombok Tengah, dua orang wanita asal Malaysia memilih pulang kampung ke negaranya. Untuk merealisasikan keinginannya itu, mereka melaporkan diri ke Kantor Imigrasi Mataram untuk dipulangkan.
"Ada dua warga Malaysia yang kami deportasi dalam bulan ini. Keduanya wanita yang mengaku 'bersuami' TKI asal Lombok Tengah," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Mataram, Indra Inkandarsyah di Mataram, Minggu (13/10).
Dia menambahkan, pengembalian kedua warga Malaysia tersebut dilakukan dengan cara dideportasi. Hal ini bisa dilakukan karena keduanya dianggap menyalahi izin tinggal yang dikeluarkan pihak imigrasi. Sebab, keduanya masuk ke Indonesia dengan paspor dan visa kunjungan budaya pada April 2013 lalu.
Kedatangannya itu dilakukan karena keduanya mengikuti jejak suami siri-nya yang memilih kembali ke kampung halaman di Lombok Tengah, NTB. Pilihan itu dilakukan karena keduanya merasa tertipu karena pria yang mereka nikahi tidak mampu membuktikan janji-janjinya.
"Akhirnya kami deportasi ke negara asalnya setelah terbukti kelebihan izin tinggal, namun permasalahan tersebut dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia," ujar Indra, seperti yang dikutip dari Antara.
Sejak beberapa tahun terakhir, cukup banyak warga Malaysia yang nekat mengikuti kekasihnya yang bekerja sebagai TKI ke Pulau Lombok, NTB. Kondisi itu membuat banyak di antara mereka yang dideportasi karena kelebihan izin tinggal.
Indra menambahkan, keduanya bisa saja diproses secara hukum karena dianggap melanggar aturan keimigrasian Indonesia. Namun karena alasan tertentu, dirinya memilih untuk segera memulangkannya.
"Kalau diproses hukum, ujung-ujung deportasi juga. Apalagi keberadaan warga Malaysia itu di daerah kita karena nekad mengikuti orang yang dicintainya yang pernah menjadi TKI di Malaysia," jelasnya.
Dia menambahkan, sejak beberapa tahun terakhir, pihaknya cukup banyak memulangkan warga asal Malaysia. Banyak di antaranya yang tiba di Indonesia dengan alasan mengikuti jejak kekasihnya yang tinggal di Pulau Lombok hingga melebihi izin tinggal.
Dari data yang ia miliki, dalam satu bulan terdapat satu hingga dua orang yang dikembalikan ke negaranya karena nekat mengikuti jejak kekasihnya yang juga TKI di Malaysia.
Secara umum, pihak imigrasi baru mengetahui keberadaan warga Malaysia itu dari laporan yang dilakukan pasangannya atau pasangannya sendiri. TKI asal Lombok cukup banyak yang bekerja di Malaysia, terutama di sektor perkebunan kelapa sawit. Setiap tahun puluhan ribu warga Lombok menjadi TKI di Malaysia.
"Kami mendapat informasi dari masyarakat (tetangga), dari TKI itu sendiri dan dari hasil pengawasan lapangan petugas imigrasi. Tentu, informasi itu ditindaklanjuti sesuai ketentuan undang undang keimigrasian yang berlaku di Indonesia," ujar Indra. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya