Kebun binatang Solo kerjasama Sister Zoo dengan Gembira Loka
Merdeka.com - Kebun binatang Solo atau yang dikenal dengan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), segera merealisasikan kerjasama sister zoo dengan kebun binatang Gembira Loka Yogyakarta. Rencana tersebut bahkan saat ini sudah mendekati titik final.
Direktur TSTJ, Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan, pihak manajemen Gembira Loka sudah empat kali melakukan survei. Saat ini, kata Bimo, mereka tengah mematangkan Detail Engineering Design (DED), termasuk rancangan model kerjasama serta penghitungan pembagian keuntungan.
"Dalam kerjasama ini mereka akan membangun kolam renang, kolam ikan, dan taman reptil. Kami, TSTJ sebagai anak asuh, hanya menyediakan lahan seluas 3.500 meter persegi, dengan lokasi sesuai tata ruang yang telah direncanakan," ujar Bimo kepada wartawan Rabu (18/11).
Bimo menambahkan, semua yang mengatur tentang bentuk kerjasama, pembagian keuntungan, dan sebagainya, sudah disiapkan manajemen Gembira Loka. Sehingga pada saatnya nanti akan disepakati bersama. Dia berharap sister zoo dapat direalisasikan pada akhir tahun ini.
Selain sister zoo, TSTJ saat ini juga tengah berburu investor untuk mengembangkan lahan seluas 14 hektar tersebut. Terkait hal tersebut, Bimo menepis jika aka nada kemungkinan tumpang tindih kerjasama.
"Program sister zoo tak akan terpengaruh, karena luas lahan yang akan dikembangkan hanya 3.500 meter persegi. Kerjasama dengan investor lain dalam pengembangan TSTJ, juga kami lakukan berdasar zona. Sesuai grand design tata ruang dibagi dalam beberapa zona, seperti zona kuliner dan cinderamata, zona konservasi, wahana permainan, dan sebagainya. Kerjasama dengan investor direncanakan per zona, sebab jika menyangkut keseluruhan kawasan, investasi yang diperlukan sangat besar," tandasnya.
Dia menambahkan, investor yang akan mengelola atau mengembangkan TSTJ bias saja lebih dari satu. Mereka, lanjut dia, akan menggarap zona-zona sesuai minat masing-masing.
"Saat ini kami tengah menyusun grand design pengembangan obyek wisata TSTJ sebagai acuan penataan ulang tata ruang keseluruhan," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya