Kebun Binatang Solo Kembali Buka di saat Penerapan PPKM Mikro
Merdeka.com - Seiring pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memberikan sejumlah pelonggaran. Salah satunya dengan membuka kembali Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), satu-satunya kebun binatang di Kota Solo.
TSTJ beroperasi secara normal setelah sebelumnya tutup selama 8 hari akibat meningkatnya penularan kasus positif Covid-19 di Kota Solo.
"Dewan Pengawas akan membuka TSTJ mulai tanggal 9 Februari ini dengan batasan usia pengunjung 5 tahun ke atas," ujar Direktur Utama TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso di Solo, Selasa (9/2).
Guna memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik, pihaknya sudah memiliki sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment) yang bertujuan memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.
"Untuk adik-adik yang mau berkunjung ke TSTJ, protokol kesehatan sudah kami laksanakan dengan baik," katanya.
Salah satu protokol kesehatan yang diterapkan, menurut dia adalah kapasitas maksimum yang sebanyak 30 persen dari kapasitas pada hari normal. Artinya, untuk saat ini dalam waktu yang sama maksimum jumlah pengunjung yang masuk sebanyak 1.200 orang.
"Jadi kalau pengunjungnya sudah 1.200 orang, kami tutup dulu. Baru kalau ada yang keluar, kami masukkan pengunjung lainnya secara bertahap," tuturnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan, pada hari pertama pembukaan lembaga konservasi tersebut, sejumlah petugas terlihat bersiap untuk menyambut pengunjung. Mengingat saat ini jelang perayaan Tahun Baru Imlek, jalan masuk arah TSTJ juga dipasangi sejumlah lampion.
"Dengan pembukaan ini artinya TSTJ sebagai tempat rekreasi, edukasi, dan lembaga konservasi berjalan kembali. Harapannya dengan kelonggaran ini kunjungan di TSTJ kembali normal," katanya lagi.
Menurut data, lanjut dia, selama ini 40 persen dari total pengunjung TSTJ adalah anak-anak. 40 persen lainnya orang tua yang mendampingi anak-anaknya, dan 20 persen lainnya rombongan anak-anak TK yang didampingi guru.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya