Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kebakaran Pasar Badung di Denpasar diduga sabotase

Kebakaran Pasar Badung di Denpasar diduga sabotase Pasar Badung Kumbasari kebakaran. ©2016 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Aroma tak sedap mulai didengar sejumlah pedagang Pasar Badung di Kumbasari, Denpasar. Terkait terbakarnya pasar tradisional terbesar di Kota Denpasar ini. Ada isu bahwa kebakaran yang terjadi kemarin sore adalah sabotase lantaran akan dipermak menjadi pasar modern.

Menyikapi hal ini, pengawas PD Pasar Badung, Anak agung Ngurah Yuliarta meyakinkan bahwa peristiwa kebakaran yang terjadi adalah murni sebuah musibah.

"Ada saya dengar dikatakan ini disengaja karena mau dibuat swalayan. Dengan tegas saya sampaikan kepada bapak dan ibu pedagang, seperti apa kata Pak Wali Kota bahwa isu itu tidak benar," kata Yuliarta kepada para pedagang, Senin (1/3).

Untuk mengungkap penyebab kebakaran, Yuliarta meminta kepada para pedagang untuk menunggu hasil rekomendasi para ahli. Apakah ada yang masih bisa dimanfaatkan bangunannya, ataukah akan direnovasi total.

"Bantuan bangunan untuk relokasi sementara akan dipikirkan. Opsi lainnya, bila rekomendasi akan dibangun kembali, maka hal ini akan harus dibicarakan kembali. ‎Apapun yang jadi keputusan pedagang akan saya sampaikan ke pemerintah," bebernya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengimbau kepada para pedagang untuk bersabar, tidak dahulu berjualan di saat petugas sedang berjibaku memadamkan api.

"Saya imbau para pedagang yang masih berjualan di area kejadian ini, untuk tidak berjualan terlebih dahulu, hendaknya bersabar dulu, karena tim pemadam masih bekerja dan mobil pemadam juga masih aktif bekerja," tegas Sudikerta kepada para pedagang.

Wagub Sudikerta menilai bahwa kebakaran ini tidak dapat dilepaskan dari struktur bangunan pasar yang tidak optimal. Seperti instalasi pompa hydrant yang tidak berfungsi saat terjadi kebakaran, instalasi listrik yang juga berpengaruh besar terhadap timbulnya kebakaran, serta aktivitas para pedagang yang harus lebih waspada dan berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan seperti penggunaan dupa, kompor gas maupun barang-barang elektronik lainnya.

Di lokasi yang sama, ratusan perwakilan para pedagang berkumpul di areal parkiran pasar. Satu kata dari mereka tetap menuntut agar relokasi pedagang tetap ditempatkan di pasar Badung.

"Mau dibangun lagi, mau dijadikan apa, mau dirubuhkan. Kami para pedagang ‎tetap minta relokasi pedagang ditempatkan di pasar Badung jangan dibawa ke mana mana. Jika itu tak diindahkan kami semua akan turun," kata Anak Agung Kusuma Wijaya, koordinator pedagang pasar Badung.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP