Kebakaran Hutan di Riau Meluas Hingga 996 Hektare
Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan di Riau semakin parah. Saat ini luas lahan terbakar mencapai 996,41 hektare. Kebakaran meluas di Kelurahan Pergam Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Riau sekitar 20 hektare.
"Selain itu, kebakaran lahan hari ini juga bertambah di Desa Jangkang ada 6 hektare, Balai Makam 3 hektare, Desa Labuh Baru 1,5 hektare, Bukit Batrem 2 hektare, Teluk Lanus 20 hektare dan Desa Penyengat 5 hektare," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau, Edwar Sanger kepada merdeka.com Senin (25/2).
Edwar menjelaskan, rekapitulasi luas lahan terbakar di beberapa daerah Riau sejak awal Januari hingga saat ini paling luas di Bengkalis yaitu 742,5 hektare. Di Rokan Hilir 118 hektare, Dumai 53 hektare, Kepulauan Meranti 20,4 hektare, Pekanbaru 17,51 hektare, Siak 30 hektare serta Kampar 15 hektare.
"Daerah yang masih terjadi kebakaran lahan di Dumai dan Bengkalis. Sementara untuk daerah lain apinya sudah padam," kata Edwar.
Hasil water bombing (bom air) heli KLHK Bell 412 menemukan 1 titik api baru di Kelurahan Mundam Kota Dumai. Petugas Satgas Darat langsung dikirim ke lokasi untuk memastikan titik api itu, apakah dari kebakaran lahan atau tidak.
"Untuk jumlah tersangka pembakaran hutan dan lahan saat ini sudah 4 orang. Ada yang sudah diserahkan ke jaksa untuk tahap 2, ada yang masih ditahan di rutan kepolisian. Rinciannya, di Bengkalis 1 tersangka, Dumai 1, Kepulauan Meranti 1 dan Pelalawan 1," kata Edwar.
Kebakaran lahan di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis mengakibatkan udara di Kota Dumai menjadi tidak sehat. BPBD telah membagikan masker untuk masyarakat. Sebab, angin berhembus dari Rupat ke Dumai.
Kebakaran di Rupat juga berpotensi gangguan terhadap negara tetangga Malaysia. Karena secara geografis Rupat bersebelahan dengan negeri jiran tersebut dan hanya dibatasi oleh Selat Malaka.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya