Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kebakaran gudang tewaskan 47 pekerja, Menaker diminta ikut investigasi

Kebakaran gudang tewaskan 47 pekerja, Menaker diminta ikut investigasi Korban ledakan gudang kembang api. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay meminta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi turun tangan menyelidiki sekaligus menginvestigasi kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10) kemarin. Sebab, kebakaran ini merupakan bagian dari kecelakaan kerja yang menelan korban jiwa 47 tenaga kerja.

"Kementerian Tenaga Kerja diminta untuk segera melakukan penyelidikan terkait kecelakaan ini. Pasalnya, kecelakaan ini dinilai sebagai kecelakaan kerja yang jumlah korbannya cukup tinggi di tahun ini," kata Saleh saat dihubungi, Jumat (27/10).

Saleh juga menyarankan pemerintah membuka hasil investigasi kepada publik. Jika ada yang terbukti bersalah, maka harus diberi sanksi sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

Dari peristiwa ini, dia menilai aspek keselamatan kerja tidak diterapkan dan diperhatikan. Pengawas tidak melakukan kontrol sehingga kebakaran terjadi. Menakertrans Hanif Dhakiri diminta meninjau keberadaan pabrik dan korban kebakaran sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Wasekjen PAN ini heran dengan keberadaan dan aktivitas gudang penyimpanan kembang api di kawasan padat penduduk. Seharusnya gudang itu tidak mendapat izin karena terkesan tidak melalui kajian.

"Secara faktual, kawasan tersebut terdapat fasilitas umum seperti sekolah yang betul-betul harus aman dari potensi kecelakaan seperti ini. Ada kesan bahwa izin operasional pabrik tersebut dikeluarkan tanpa kajian yang baik," tegas dia.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP