Kebakaran di RSUD Tangerang, Operasional Dihentikan Sementara Waktu
Merdeka.com - Kebakaran terjadi RSUD Kota Tangerang, Senin (25/2) malam. Pasien yang sedang menjalani perawatan terpaksa dievakuasi akibat kebakaran tersebut.
Suryadi, petugas keamanan RSUD Kota Tangerang, mengungkapkan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 23.27 WIB. Saat itu, petugas mengetahui api berasal dari ruang panel listrik yang ada di lantai 1 rumah sakit.
"Awalnya ada ledakan, saat saya mau periksa ke sumber suara ledakan, ada ledakan lagi dan akhirnya kami ketahui sumber ledakan di ruang panel listrik RS," kata Suryadi, Selasa (26/2).
Kebakaran itu membuat para pasien diungsikan ke luar rumah sakit. Para pasien diungsikan di kantor Kelurahan Kelapa Indah, yang tak jauh dari lokasi RSUD.
"Pasien secara bertahap dievakuasi, ke halaman kantor Kelurahan Kelapa Indah," ucap dia.

Suryadi menerangkan, titik api diketahuinya berasal dari lantai satu rumah sakit yang berdekatan dengan gardu PLN. "Saya sedang melihat CCTV di ruangan, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang cukup keras dari ruangan panel. Lalu, terjadi lagi ledakan yang sangat keras," kata Suryadi.
Menurut dia, mendengar ledakan itu, dia langsung mengecek bersama teman-teman. Diketahui pusat api berasal dari ruang panel listrik di lantai satu.
Sementara itu, untuk memadamkan kobaran api, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menerjunkan sedikitnya 7 unit armada mobil pemadam kebakaran.
Operasional Dihentikan Sementara Waktu
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, kebakaran itu membuat operasional di RSUD Tangerang dihentikan sementara waktu. Menurut Arief, tidak dioperasikannya RSUD untuk sementara itu guna mempermudah hasil pemeriksaan penyebab kebakaran.
"Hari ini kita tidak operasikan dulu, untuk semua kegiatan pertolongan medis, baik rawat inap, jalan dan tindakan medis lainnya," kata Arief, di RSUD Kota Tangerang.
Saat ini, pekerja RSUD juga masih berada di selasar Rumah sakit menunggu kejelasan libur atau tidaknya mereka bertugas. Pengamanan di area pintu masuk RSUD pun dijaga ketat petugas.
Setiap pasien yang datang untuk berobat, diminta kembali mendatangi fasilitas kesehatan pertamanya untuk meminta rujukan ulang. Sementara, sekitar 165 pasien RSUD Kota Tangerang dievakuasi ke rumah sakit sekitar terdekat.

Direktur RSUD Kota Tangerang, Ferryansyah menerangkan, kebakaran tersebut terjadi diduga karena korsleting listrik dari salah satu kabel induk.
"Alhamdulillah kita sudah koordinasi dengan PLN dan Damkar, serta rumah sakit sekitar untuk menangani pasien RSUD Kota Tangerang," ujar Ferry, Selasa (26/2).
Menurutnya, saat ini, pemindahan pasien dari RSUD ke RS lain, juga berdasarkan persetujuan pihak keluarga pasien. "Atas seijin keluarga pasien, seluruh pasien dibawa ke rumah sakit terdekat seperti RS EMC, RSUD Kabupaten Tangerang, RS Awal Bros, RS Mayapada, RS Sitanala," ucap dia.
Terpisah, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Tangerang, Hambali Bakar memperkirakan api yang membakar cepat bangunan gedung diduga karena arus pendek pada panel listrik di RSUD, sehingga menimbulkan percikan api hingga menjalar ke semua lantai.
"Pada pukul 01.30 WIB, api sudah bisa dipadamkan dan tak ada korban meninggal akibat kebakaran tersebut, hanya saja beberapa pasien sempat menghirup asap kebakaran namun tidak mengalami cidera serius," ucap dia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya