KBRI Moskow pastikan tak ada WNI jadi korban banjir
Merdeka.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah di Rusia telah mengakibatkan banjir bandang di Krasnodar dan Kota Krymsk. KBRI Moskow memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban akibat peristiwa tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Informasi dan Media, Kemlu, PLE Priatna dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Minggu (8/7) malam. Priatna mendapatkan informasi itu dari Duta Besar RI untuk Moskow, Djauhari Oratmangun via pesan Blackberry Messenger. KBRI Moskow terus mengikuti dan memantau perkembangan tersebut, bekerjasama dengan berbagai instansi terkait di Rusia.
"KBRI Moskow menyampaikan rasa duka dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada warga Rusia yang tertimpa bencana serta kepada Pemerintah Rusia," kata Priatna mengutip pesan yang disampaikan Dubes Djauhari Oratmangun.
Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan telah meninjau daerah yang rusak akibat banjir bandang di wilayah Krasnodar, Rusia pada Sabtu (7/7), dan memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap para pejabat lokal dalam menangani musibah banjir yang mengakibatkan jatuhnya korban sebanyak lebih dari 144 orang tersebut.
Penduduk Krymsk yang dilanda banjir terparah ini, kaget dan merasa tidak ada peringatan dini (early warning), sebelum banjir bandang melanda pada tengah malam, membanjiri rumah-rumah, membalikkan mobil-mobil, dan merusakkan jalan-jalan, serta menenggelamkan banyak warga wilayah itu. Warga yang selamat mengatakan, mereka tidak diberi bantuan atau pertolongan saat terjadinya musibah tersebut.
Sebagian besar korban tewas berada di dalam rumah dan sekitar kota Krymsk, kota berpenduduk 57.000 orang. Selain itu, sembilan orang dinyatakan tewas di kota wisata Laut Hitam Gelendzhik dan dua orang lagi tewas di kota pelabuhan Novorissiysk. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya