Kawanan pembobol emas di Banjarmasin diringkus polisi
Merdeka.com - Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Wahyono di Banjarmasin, mengatakan mengatakan keempat pelaku pembobol toko emas di kawasan Pasar Sentra Antasari berhasil diringkus.
"Dari keempat pelaku, hanya Salim (45) yang mengalami luka tembak di kaki kiri karena mencoba lari dan melawan petugas saat diringkus di rumahnya," ujar Wahyono kepada Antara, Kamis (24/3).
Wahyono mengatakan, dalam aksi keempat pelaku mengambil emas di Toko Emas Semoga sebanyak 20 gram emas 99 karat, dan uang senilai Rp 32 juta.
"Mereka juga mengambil emas biasa seberat 155 gram, kemudian dilebur menjadi emas bersih seberat 62 gram," terang Wahyono dikutip Antara.
"Sebagian emas mereka jual dan uangnya dibagi rata masing-masing pelaku mendapat bagian dari aksi tersebut," sambung Wahyono.
Para pelaku yang tertangkap yakni Budi Heriadi alias Budi (25), warga Jalan Kuin Selatan, berperan sebagai sebagai penadah, Salim Al Idrus alias Salim (45) warga Basirih, berperan sebagai eksekutor, Ahmad Saufi alias Ufi (27) warga Belitung Darat sebagai pelebur emas dan Rusli alias Amang Rusli (50) warga Jalan Ratu Zuleha sebagai pemberi ide aksi tersebut.
Atas perbuatannya, ke empat pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian.
Sebelumnya, Toko Emas Semoga yang berlokasi di Pasar Sentra Antasari Blok A No 264 di Jalan Pangeran Antasari dibobol maling pada Jumat (11/3) siang, sekitar pukul 12.30 WITA saat pemilik toko sedang melaksanakan ibadah Solat Jumat.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya