Kata Rhoma Irama soal kemenangan dan gebrakan Jokowi

Reporter : Dedi Rahmadi | Jumat, 19 Oktober 2012 07:33

Kata Rhoma Irama soal kemenangan dan gebrakan Jokowi
Rhoma Irama. ©kapanlagi.com

Merdeka.com - Jelang putaran kedua Pilgub DKI Jakarta, pedangdut kondang Rhoma Irama jadi bahan perbincangan. ceramah Rhoma saat salat tarawih di Masjid Al Isra, Minggu, (29/7) menuai kontroversi. Sebab, dia menyatakan kampanye SARA dalam Pilgub DKI dibenarkan.

Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta sempat memanggil raja dangdut tersebut terkait pernyataannya soal SARA di masjid tersebut. Namun, Panwaslu DKI Jakarta akhirnya memutus untuk menghentikan penyelidikan kasus dugaan SARA yang diduga dilakukan Rhoma Irama. Kini, masa-masa Pilgub DKI sudah berakhir. Jokowi-Ahok menang. Jokowi dan Ahok pun mulai mengawali gebrakan-gebrakan sebagai pimpinan baru. Apa kata Rhoma Irama?

"Karena itu sudah pilihan kota Jakarta, sekarang waktunya kita bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita kota Jakarta," demikian kata Rhoma Irama dikutip putranya Ridho Rhoma di kantor merdeka.com, Tebet, Kamis (18/10). Menurut Ridho mengutip ayahandanya, sekarang bukan waktunya untuk berkompetisi seperti Pilgub DKI lalu. Sekarang adalah saatnya bekerja sama dan bahu membahu membangun Jakarta.

Seperti diberitakan, kontroversi pernyataan itu sempat membuat Rhoma diperiksa Panwaslu. Pedangdut yang terkenal dengan sebutan 'bang haji' itu membantah melakukan ceramah berbau SARA.

"Jadi tadi adalah klarifikasi saya dengan Panwas mengenai pernyataan saya bahwa umat Islam dilarang keras oleh Allah SWT untuk memilih orang kafir," ujar Rhoma usai melakukan pemeriksaan di gedung Panwaslu DKI Jakarta, Senin (6/8) lalu.

Menurutnya, pernyataan yang dilontarkannya saat memberi ceramah adalah sebuah dakwah yang harus disampaikan kepada umat Islam dan bukan dalam rangka kampanye. "Karena saya bicara di dalam masjid, bukan sebagai orang yang berkampanye, tetapi kapasitasnya sebagai mubalig. Kemudian tidak ada atribut partai dan sebagainya," tutur Rhoma ketika itu.

Pasangan Jokowi-Ahok menang di TPS 021, berdekatan dengan Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat tempat Rhoma Irama ceramah yang dianggap bermuatan SARA. Hasil perolehan suara di TPS tersebut, pasangan nomor urut tiga tersebut unggul dengan perolehan sebanyak 229 suara. Sedangkan Foke-Nara 81 suara, dari total DPT sebanyak 415 suara.

[tts]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Calon Hakim Agung ngaku banyak terima laporan hakim doyan selingkuh
  • Rumor panas! Microsoft disebut ganti Windows Phone dengan Android
  • Ahok masih sembunyikan nama-nama calon kepala dinas baru
  • PLN dan Antam terima utang Rp 665,8 triliun dari China
  • Usai bunuh wanita di Pondok Cabe, Acil sembunyi di rumah kerabatnya
  • Menteri Yohana: Margriet harus dihukum seberat-beratnya!
  • 'Menteri hina Jokowi jika dipertahankan bikin publik tak simpati'
  • Gubernur dan Kapolda Sumut pantau lokasi jatuhnya pesawat Hercules
  • Ngajak rujuk, Gani malah tewas usai duel dengan sepupu istri
  • Blackberry, si hitam yang mampu cerahkan kesehatan tubuh
  • SHOW MORE