Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus vaksin palsu, Mabes Polri kembali amankan 2 distributor

Kasus vaksin palsu, Mabes Polri kembali amankan 2 distributor vaksin palsu untuk bayi. ©2016 Merdeka.com/ronald

Merdeka.com - Dua anggota sindikat pemalsu vaksin untuk bayi kembali dibekuk aparat Bareskrim Mabes Polri. Keduanya yang diciduk di Semarang, Jawa Tengah berperan sebagai distributor vaksin abal-abal tersebut.

Kini, total pelaku atas kasus tersebut ada 15 orang. "Total tersangka dengan ditangkapnya hari ini jumlahnya 15 orang. Kedua orang yang baru tertangkap ini berinisal T dan M dan bertugas sebagai distributor," ucap Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Agung Setya, saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/6).

Kini, lanjut Agung, penyidik tengah mendalami alur pendistribusian vaksin palsu tersebut di Yogyakarta, semarang dan sejumlah lokasi lainnya.

Sebelumnya, terkuaknya kasus praktik peredaran vaksin palsu untuk bayi berawal dari informasi masyarakat dan pemberitaan di media massa mengenai adanya bayi yang meninggal dunia setelah diimunisasi.

"Kasus ini sudah kami selidiki sejak tiga bulan lalu dan sekarang terungkap bahwa peredaran vaksin palsu untuk imunisasi bayi sudah berlangsung selama belasan tahun," jelas Agung.

Berdasarkan informasi awal tersebut, kata Agung, penyidik Bareskrim kemudian mengumpulkan data-data dan fakta di lapangan untuk dijadikan bahan penyelidikan.

Pihaknya menyayangkan adanya temuan kasus ini. Agung mengimbau kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait agar lebih peduli terhadap kualitas kesehatan anak-anak.

"Terungkapnya vaksin palsu ini telah meresahkan masyarakat. Kasus ini harus kita berangus hingga ke akar-akarnya," tegasnya.

Laporan dari reporter Galih Nugroho

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP