Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus suap di LP Sukamiskin, adik Inneke dicecar soal pembelian mobil mewah

Kasus suap di LP Sukamiskin, adik Inneke dicecar soal pembelian mobil mewah Adik inneke koesherawati diperiksa KPK. ©Liputan6.com/Lizsa Egeham

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki pembelian dua mobil mewah jenis Mitsubishi kepada Ike Rahmawati. Ike, adik Inneke Koesherawarti, diperiksa dalam kasus suap pemberian izin dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin.

"KPK mengonfirmasi pengetahun para saksi terkait dengan pemesanan mobil untuk tersangka WH (Wahid Husen) dalam perkara ini," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (16/8/2018).

Ike diduga mengetahui Inneke membeli dua mobil untuk menyuap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husen. Selesai menjalani pemeriksaan, Ike tak bersedia memberikan keterangan apa pun kepada awak media.

Inneke sendiri diduga memesan mobil Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Triton Exceed berdasarkan arahan sang suami, Fahmi Darmawansyah untuk kemudian diberikan kepada Wahid Husen. Hadiah mobil itu diberikan agar Fahmi mendapatkan perizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin.

Selain memeriksa Ike, penyidik KPK juga memeriksa satu saksi lainnya bernama Deni Marchtin Boedhyarta. Menurut Febri, pemeriksaan terhadap Deni tak jauh berbeda dengan pemeriksaan Ike.

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya suap perizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

Dalam operasi senyap itu KPK menemukan ada sel mewah yang memiliki pendingin udara, pemanas air, kulkas hingga toilet duduk. Sel tersebut diketahui dihuni oleh Fahmi Darmawansyah selaku narapisana kasus suap proyek pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Wahid dan Fahmi pun dijadikan tersangka dalam kasus ini bersama dua orang lainnya. Yakni Andri yang merupakan tahanan pendamping Fahmi serta Hendry Saputra selaku orang kepercayaan Wahid.

Wahid diduga menerima suap berupa uang Rp 279.920.000 dan USD 1.400 serta dua mobil jenis Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Triton Exceed yang kini sudah diamankan pihak KPK. Wahid pun sudah mengakui penerimaan suap tersebut.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP