Kasus suap Akil, Chairun Nisa bantah jebak Hambit Bintih

Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo | Senin, 13 Januari 2014 12:24




Kasus suap Akil, Chairun Nisa bantah jebak Hambit Bintih
Chairun Nisa diperiksa KPK. ©2013 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Terdakwa kasus dugaan suap pengurusan sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, di Mahkamah Konstitusi, Chairun Nisa, berdalih tidak pernah menjebak Bupati Gunung Mas, Hambit Bintih. Dia mengatakan justru Hambit yang menghubunginya meminta bantuan menangani gugatan pilkada dengan campur tangan mantan Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.

"Enggak pernah saya bantu di MK. Membantu Pak Hambit. Diminta oleh Pak Hambit membantu," kata Nisa selepas sidang pembacaan nota keberatan (eksepsi), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (13/1).

Nisa yang mengenakan jilbab ungu dan berkacamata itu menyatakan baru kali ini membantu Hambit untuk menyuap Akil. Dia juga berkelit tak pernah bertandang ke kantor Akil.

"Tidak, tidak pernah," sambung Nisa.

Nisa juga enggan menjelaskan siapa pihak yang menghubungkan dia dengan Hambit. Dia juga bungkam ketika ditanya apakah dia yang berinisiatif menawarkan membantu Hambit.

Usai mendengarkan dakwaan pada persidangan pekan lalu, Hambit mengaku dijebak oleh Nisa dan Akil. Dia mengatakan tidak pernah berinisiatif meminta bantuan kepada Nisa supaya dihubungkan dengan Akil.

[bal]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT
Live Streaming, Jawaban Untuk Fans JKT48 Nun Jauh di Sana
Pembelaan pemerintah SBY saat subsidi BBM disebut bebani Jokowi
Kurangi makan nasi putih dan dapatkan 4 manfaat ini
Koalisi LSM nilai penahanan Florence 'lebay'
Obama baca puisi 'Cinta Gus Dur' di Muktamar PKB

Andrea Salas, WAGs Terbaru Real Madrid


Shadow Kings - Dark Ages

Wanita Yaman beri obat tidur pada anaknya biar tidak jadi nikah
5 Operasi plastik termahal yang tawarkan kecantikan instan
Masih perlukah screen protector untuk smartphone?
Kecanduan pakai sex toy, bujangan bisa tak mau menikah

Bentuk Rokok Istana Yang Beredar di Istana Presiden


Against the Wall

Tahan Florence, aparat Polda DIY dinilai sebarkan rasa takut
Ini kata para wanita soal hobi gunakan sex toy
Kisah di balik penahanan Florence
Pabrik ini klaim buat sex toy sangat mirip kelamin bintang porno

10 Tanaman Paling Mematikan Di Dunia


Viking Warfare

Mantan istri Andika The Titan & geger pose mesum berbaju PNS
Setelah boneka, kini marak sex toys bentuk kelamin bintang porno
Ini bukti ketegasan Bupati cantik Tetty Paruntu
Mengintip badong emas 1.163,09 gram milik Raja Tohjaya di Kediri
Wanita kesepian hingga lesbian di Jakarta ketagihan sex toy
Polisi dinilai terlalu cepat masukkan Florence ke dalam tahanan
Punya rekening gendut Rp 1,3 triliun, PNS Batam diciduk polisi
Wanita ini dibayar ratusan juta cuma buat uji sex toy
Berkali-kali minta maaf, Florence tetap masuk bui
Ini kata pria yang doyan pakai sex toy bintang porno
iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Tough Warrior, Pasukan elite TNI lari 17 km bawa ransel 17 kg
  • Cak Imin: ISIS itu ikatan suami istri satu
  • Charlie Hunnam bakal bintangi remake 'Escape From New York'?
  • PU gelontorkan Rp 4,77 T buat koridor ekonomi barat Sumatera
  • Budayawan Butet SMS Kapolda DIY minta Florence dibebaskan
  • Senior PPP: SDA gak tahu diri, tersangka korupsi gak mau mundur
  • Obama: Jejaring sosial membuka mata dunia
  • JK ucapkan terima kasih para kiai NU ikut menangkan Jokowi
  • ISIS bikin kurikulum sendiri buat sekolah-sekolah di Suriah
  • Elite koalisi Jokowi-JK hadiri Muktamar PKB
  • SHOW MORE