Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus sodomi bocah TK JIS terungkap usai 3 pekan kencing nanah

Kasus sodomi bocah TK JIS terungkap usai 3 pekan kencing nanah Ilustrasi Pelecehan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - M (5), bocah yang menjadi korban sodomi oleh petugas kebersihan di sekolahannya Jakarta International School (JIS), diduga telah menjadi korban sejak pertengahan bulan Maret 2014, lalu.

Pengacara korban Andi M Asrun menuturkan, awalnya M enggan bercerita kepada orang tuanya. Namun, sang ibu melihat adanya kejanggalan dalam membuang air kecil.

"Anaknya aja baru cerita, tiba-tiba kok ngompol. Tiga minggu sampe kencing bernanah. Itu artinya ada gejalanya terulang dan terulang," ujar Andi saat tiba di JIS Jalan Terogong Raya Nomor 33, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Selasa, (15/4).

Sementara itu, Sekjen KPAI Erlinda mengatakan kasus ini memang sengaja tidak boleh di ekspos media. Sebab, kata dia, anak di bawah umur harus mendapatkan perlindungan.

"Memang kasus pelecehan seksual ini tidak boleh di ekspos ke media. Mengingat dalam perlindungan anak yang di bawah umur 12 tahun ke bawah termasuk 18 tahun ke bawah tidak boleh diekspos kekerasan seksual atau pelecehan. Karena dilihat psikologi, maka anak dapat down, depresi, kita menjaga itu. Agar dia tidak depresi dan malu," ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Agung, Vigriawan alias Awan dan Afriska.

"Dikenakan pasal pelecehan seksual tentang sodomi Pasal 292 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," pungkasnya. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP