Kasus perjokian, UGM bentuk tim pencari fakta
Merdeka.com - Universitas Gadjah Mada Yogyakarta membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kasus dugaan perjokian yang melibatkan 52 calon mahasiswa program internasional Fakultas Kedokteran.
"Tim Pencari Fakta (TPF) itu juga bertugas menyiapkan formulasi antisipasi ke depan kasus perjokian dalam proses penerimaan mahasiswa baru," kata Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Pratikno di Yogyakarta, Senin (16/7) seperti dilansir Antara.
TPF itu dibentuk untuk mengungkap akar dari sindikasi perjokian yang perlu ditelusuri secara rinci. TPF juga akan membantu tugas aparat kepolisian dalam mengumpulkan berbagai fakta di lapangan.
"TPF dibentuk untuk memahami akar masalah. Jika nanti diketahui kasus perjokian itu melibatkan mahasiswa sanksinya jelas, sedangkan jika melibatkan karyawan atau dosen juga akan ditindak tegas," katanya.
Menurutnya, TPF akan diketuai oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemasyarakatan UGM Iwan Dwi Prasetyo dengan anggota Ketua Satuan Audit Internal, Dekan Fakultas Kedokteran, ahli teknologi informasi, dan satuan keamanan kampus.
"TPF akan mengungkap, mempelajari, dan merekomendasikan pada polisi untuk menindak lanjut. Kami tidak ingin masalah itu menguap begitu saja, dan untuk urusan hukum adalah ranah kepolisian," katanya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya