Kasus Penipuan Binomo dan Quotex, Polda Sumut Panggil 4 Rekan Indra Kenz
Merdeka.com - Polda Sumatera Utara menjadwalkan pemeriksaan empat afiliator Binomo dan Qoutex. Keempatnya dilaporkan warga Medan dan Asahan yang merasa telah jadi korban penipuan.
"Penyidik juga akan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (17/3).
Pemanggilan dilakukan seusai Polda Sumut menerima laporan dari dua orang yang mengaku sebagai korban penipuan berkedok trading binary option aplikasi Binomo, yakni RM da VA.
"Kami sudah menerima laporannya," ujar Hadi.
Korban Rugi Rp1 Miliar
Sebelumnya, RM dan VA membuat laporan pada Senin (14/3) terkait dugaan penipuan berkedok trading binary option aplikasi Binomo dan Quotex. Dua korban itu mengaku telah mengalami kerugian hingga Rp1 miliar.
Kuasa Hukum RM dan VA, Dongan Nauli Siagian, mengatakan kliennya telah melaporkan sedikitnya empat orang afiliator aplikasi Binomo dan Quotex.
"Inisial Z, J, M, dan S," ujarnya.
Dongan melanjutkan, empat orang yang dilaporkan itu merupakan rekan dari Indra Kesuma atau Indra Kenz."Itu rekan dari Indra Kenz," pungkasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya