Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus pemukulan anggota DPR, MKD panggil Mustofa Assegaf

Kasus pemukulan anggota DPR, MKD panggil Mustofa Assegaf Mustofa-Mulyadi. ©istimewa

Merdeka.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR membentuk tim panel untuk mengusut kasus pemukulan yang dilakukan Anggota Komisi VII dari Fraksi PPP Mustofa Assegaf terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR Mulyadi. Pemukulan ini diketahui terjadi di sela-sela rapat Komisi VII dan Menteri ESDM April 2015 lalu.

Panel ini dipimpin oleh Wakil Ketua MKD Junimart Girsang, dan terdiri dari 4 anggota dari unsur masyarakat, yakni Thomas Suyatno, Hasyim Aidid, Desmon Ismael dan Dwi Andayani Budi Setyowati. Panel mulai bekerja pada hari ini untuk memintai keterangan dari Mustofa Assegaf.

"Rapat panel ini sebenarnya ingin mengetahui apa yang terjadi. Kita di sini akan cari kebenaran, apakah benar terjadi pelanggaran kode etik atau tidak," kata Hasyim Aidid di ruang MKD, DPR, Senin (12/10).

Sementara itu, Mustofa Assegaf hadir dalam rapat panel mengenakan batik warna hijau. Namun, dia tidak mau memberikan komentar apapun kepada awak media.

Aksi pemukulan ini terjadi saat rapat Komisi VII dengan Menteri ESDM Sudirman Said, Rabu 8 April 2015 lalu. Dalam pengakuan versi Mulyadi, ketika itu dia menegur Mustofa karena terlalu lama berbicara dalam rapat. Namun, saat Mulyadi pergi ke toilet yang ada di belakang ruang sidang Komisi VII, Mustofa tiba-tiba menyerangnya.

Akibat aksi pemukulan ini, Mulyadi menderita luka memar di bagian wajah. Bahkan Mulyadi sempat melaporkan hal ini ke polisi.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP