Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unud, Polda Bali Dorong Korban Melapor
Merdeka.com - Polda Bali mendorong mahasiswi Universitas Udayana (Unud) Bali, yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual temannya, segera membuat laporan ke polisi. Penyelidikan dapat dilakukan setelah korban melaporkan tindak kriminal itu.
"Kalau polisi bergerak biasanya kalau ada laporan. Ini belum ada laporan. Kalau korbannya ada, kita tangani. Kalau tidak ada lapor siapa yang mau (diselidiki)," kataDireskrimum Polda Bali Kombes Ary Satryan di Mapolda Bali, Jumat (17/12).
Ary menyatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan jika telah menerima laporan. Mereka menyelidiki benar tidaknya laporan itu. "Apakah benar perbuatannya ada, kapan kalau ada, bagaimana caranya, siapa pelakunya kan harus kita cek dulu," ujarnya.
Seperti diberitakan, seorang mahasiswi Unud mengaku menjadi korban pelecehan seksual. Pelakunya sesama mahasiswa di Fakultas Peternakan.
Kasus dugaan pelecehan seksual ini diunggah akun Instagram Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud) Bali. Dalam postingan itu disebutkan bahwa korban mengalami pelecehan seksual di atas motor sepulang dari kegiatan di kampus mereka, Sabtu (11/12) dini hari.
Ketua BEM Unud Muhammad Novriansyah mengatakan, pelaku berinisial IKAJ dari Fakultas Peternakan angkatan tahun 2020.
"Kronologinya kami dapatkan dari korban. Nah, kebetulan kami cari pelakunya dan pelaku merupakan anggota BEM Fakultas. Kemarin sudah bertemu dan menghadirkan pelakunya, dan pelaku mengakui kejadiannya itu," kata Novriansyah saat dihubungi, Kamis (16/12).
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya