Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus narkoba, 2 anggota TNI AD kabur dari sel saat petugas salat

Kasus narkoba, 2 anggota TNI AD kabur dari sel saat petugas salat Ilustrasi TNI. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua anggota TNI Angkatan Darat yang menjadi tahanan Detasemen Polisi Militer (POM) TNI AD Pekanbaru melarikan diri dari sel. Kedua prajurit tersangka kasus narkoba itu inisial Kopral Satu (Koptu) IP dan Prada SF.

Saat dikonfirmasi, Komandan Resort Militer (Danrem) 031 Wira Bima, Brigjen TNI Nurendi membenarkan kaburnya dua prajurit yang melakukan pelanggaran hukum tersebut.

"Iya keduanya prajurit terlibat narkoba. Saat ini pihak POM TNI serta Korem tengah mengusut bagaimana ke dua tahanan bisa kabur," ujar Nurendi, Kamis (24/3).

Untuk mengejar kedua prajurit terduga bandar narkoba itu, tim gabungan dari Denpom dan Korem menyebar anggotanya. Bahkan tidak hanya di wilayah Riau, tim juga menyebar ke provinsi tetangga.

"Sedang kita kejar, mudah-mudahan segera kita tangkap," tegas Nurendi.

Untuk diketahui, Koptu IP merupakan anggota Kodim Inhil diamankan karena kepemilikan 1/2 kilogram sabu. Dia diamankan pada pada 13 Maret 2016. Dia terancam akan dipecat dari kesatuannya dan dijerat hukuman mati. Sementara Prada SF satu sel dengan Koptu IP juga tersangkut narkoba.

Koptu IP dan Prada SF berhasil kabur saat petugas piket sedang beribadah, salat subuh. Setelah kembali, pintu sel telah terbuka dan keduanya telah kabur dari ruang isolasi.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP