Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Melonjak, Pemkot Solo Aktifkan Kembali Posko Covid-19

Kasus Melonjak, Pemkot Solo Aktifkan Kembali Posko Covid-19 fx rudyatmo. ©2019 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota Surakarta (Pemkot Solo) akan mengaktifkan kembali Posko Covid-19, pasca melonjaknya kasus terkonfirmasi, Minggu (12/7) lalu. Posko yang sebelumnya beroperasi di city walk depan Graha Wisata Niaga, Jalan Slamet Riyadi tersebut telah ditutup seiring penutupan rumah karantina bagi pemudik.

"Posko penanganan Covid -19 akan kita buka lagi supaya kewaspadaan masyarakat meningkat. Jika posko tidak kita aktifkan lagi khalayak pasti menganggap sudah aman padahal belum aman," ujar Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Selasa (14/7).

Menurut wali kota yang akrab disapa Rudy itu, posko Covid-19 akan dibuat di lokasi yang lebih strategis sehingga mudah diakses oleh masyarakat.

"Kita juga akan adakan Percepatan penanganan Covid-19 di Solo mulai hari ini dengan sweeping di pasar-pasar," tegasnya.

Rudy tak menampik jika pembukaan posko tersebut sebagai reaksi atas melonjaknya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Solo. Pada hari Minggu lalu tercatat 18 warga Solo terpapar virus corona. Selain itu sehari sebelumnya, salah seorang pedagang di Pasar Harjodaksino juga meninggal dunia. Meski memiliki riwayat penyakit jantung, namun hasil swab warga Desa Toriyo, Bendosari Sukoharjo tersebut dinyatakan positif.

"Mulai hari ini Pasar Harjodaksino kita tutup selama sepekan. Kita tracing dan semprot disinfektan dulu," katanya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP